Seperti yang dilangsir dari situs https://amorpost.com, Bapa Paus Fransiskus memberi nasihat kepada pasangan di seluruh dunia….

Paus ingin semua orang yang telah hidup dalam ikatan suci pernikahan, juga mereka yang saat ini membangun cinta menuju pernikahan, bisa memberikan cahaya cinta demi kebaikan dunia.

Berikut 10 Pesan Paus Fransiskus untuk semua pasangan di seluruh dunia :

Sesibuk Apapun Kamu, Sediakanlah Waktu untuk Pasanganmu

Waktu adalah satu hal yang paling berharga dalam hidup. Berikan waktu Anda bersama pasangan, sesibuk apapun itu.

Sediakan waktu bersama untuk berbagi banyak hal, nikmati saat-saat bersama, saling merencanakan hari depan dan berbagi hal-hal indah.

Dengarkan Dia

Hidup sebagai pasangan suami istri, sikap saling mendengarkan sangat dibutuhkan. Berikan waktu Anda untuk mendengarkan apa kata hati pasangan Anda, seperti dia memberikan waktunya untuk.

Kadang dia tak butuh solusi untuk masalah yang dihadapi, tetapi bagaimana kehadiran kamu untuk mendengarkan hal-hal yang mengganjal hatinya.

Saling Menerima

Nobody’s perfect…ya tidak ada orang yang sempurna. Setiap orang harus bisa menerima kekurangan pasangan seperti dia mencintai apa yang menjadi kelebihan pasangannya itu.

Berikan cinta dan kasih, walau itu tak harus sempurna. Setiap orang pernah salah, namun berani untuk lebih baik itu baik.

Jangan Pendam Amarah

Bahtera hidup bersama sebagai pasangan tidak pernah jauh dari kata masalah. Jika ada masalah, selesaikan secara baik dan dewasa bersama pasangan.

Jangan pendam amarah. Memendam amarah hanya akan menjadi bom waktu untuk menambah masalah-masalah baru di masa mendatang.

Kekerasan, cara-cara bertindak yang kasar, ucapan diluar kontrol hanya akan membuat hubungan semakin tak sehat. Hindari semua itu dan selesaikan dengan cara yang dewasa dan santun.

Selalu Ucapkan tiga Kata Ajaib ini

Kata-kata, terkadang manis walaupun kadang seperti pedang menusuk tajam dan meninggalkan luka di hati. Selalu gunakan tiga kata ajaib ini, “Tolong,” “Maaf” dan “Terima Kasih” dalam membangun hubungan Anda.

Tiga kata itu menjadi kunci untuk saling menjaga hubungan, berterima kasih dan bersyukur untuk semua karunia yang indah, mengatakan maaf dan bertekad untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Saling Percaya

Kepercayaan adalah kunci dari hubungan yang panjang dan sehat. Merusak kepercayaan sama dengan merusak apa yang sudah dibangun.

Jangan saling curiga tanpa sebab. Hindari berbohong pada pasangan, karena itu akan jadi awal dari kebohongan-kebohongan lain yang bisa jadi malapetaka dalam hubuingan.

Perjuangkan Cintamu

Sekeras apapun jalan hidupmu, perjuangankan cintamu. Jangan selalu berharap cinta yang sempurna. Cinta yang sejati harus diperjuangkan, butuh pengorbanan.

Berdoalah pada Tuhan, mintalah petunjuk-Nya dan terus berjuang, bekerja keras mewujudkan cinta yang indah. Lakukan itu, perjuangkan cinta sejatimu.

Berbeda Pendapat Boleh, Tapi Jangan Saling MenyakitPesan Paus Fransiskus untuk pasang.

Berbeda pendapat dalam berbagai hal itu manusiawi dan lumrah. Namun, jangan saling menyakiti dan terbawa emosi untuk saling menyesuaikan pendapat. Banyak pasangan bertengkar hebat hanya karena berbeda pendapat masalah-masalah kecil. Sebaiknya hindari pola demikian.

Banyaklah Membaca

Perdalamlah ilmu dengan banyak membaca buku, tambah pengetahuanmu untuk berpikir lebih luas, positive thinking dan melihat jauh ke depan. Semua itu akan membantu setiap pasangan jadi lebih dewasa dalam mengambil sikap dan bertindak.

Saling Memberi. Share is caring!

Sebagai pasangan suami istri, menjadi sebuah keharusan untuk saling memberi, baik secara jasmani maupun rohani. Tidak hanya sebatas material, tetapi juga pada kebutuhan biologis untuk mereka yang sudah menikah. Hal ini juga merupakan salah satu panggilan dari ikatan kudus pernikahan, yakni melanjutkan keturunan dan membangun dunia menjadi lebih baik.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *