Depok-Keuskupan : Sabtu (06/5/2017) Acies kembali diadakan di Paroki St. Paulus, Depok Tengah, dengan mengangkat tema “Spiritualitas Kerendahan Hati Dengan Bunda Maria”. Acies kali ini diikuti oleh 12 presidium dari 6 paroki yaitu Paroki St. Matias-Cinere, Paroki St. Thomas-Kelapa Dua, Paroki St. Herkulanus-Depok Jaya, Paroki St. Paulus-Depok Tengah, Paroki St. Matheus-Depok dan Paroki St. Markus-Depok Timur serta 1 Kuasi yaitu Bunda Maria Ratu-Sukatani, yang termasuk dalam Kuria Ratu Para Rasul di Dekenat Utara.

Apa itu Acies? Mungkin banyak umat yang belum mengetahuinya. Acies dalam Bahasa Latin, berarti pasukan yang siap bertempur. Merupakan suatu upacara dimana para legioner berkumpul untuk memperbaharui janji kepada Bunda Maria, Ratu Legio dan untuk menerima berkat juga kekuatan dari Bunda Maria sebagai bekal untuk pertempuran selama satu tahun yang akan datang dalam melawan kekuatan setan. Setiap tahun harus dilangsungkan upacara penyerahan diri para legioner pada Bunda Maria, meliputi penyerahan diri individual maupun kolektif.

Rangkaian misa Acies diawali dengan mendaraskan Doa Tesera dan Rosario pada pukul 08.00 dipimpin oleh Perwira Kuria yaitu Dyah Retno dan Irene Atiek. Lalu dilanjutkan dengan misa secara konselebrasi oleh RP Bartholomeus Jandu, OFM  selaku Pastor Paroki St. Paulus, RP Alfons Suhardi, OFM selaku Pastor Rekan St. Paulus, RD AHY Sudarto selaku Pastor Paroki St. Matheus juga Pembimbing Rohani Kuria Ratu Para Rasul dengan selebran utama RD Ch. Tri Harsono selaku Vikjen Keuskupan Bogor.

Dalam homilinya, Romo Tri Harsono memaparkan bahwa Maria dan Yesus adalah suatu kesatuan yang konkret dan tak dapat dipisahkan. Meskipun banyak kelompok lain yang tidak menganggap Maria, namun umat Katolik senantiasa menghormati dan berdoa pada Maria. Umat Katolik khususnya para legioner hendaknya meneladani kerendahan hati Maria.Dengan kerendahan hati dan kesetiaan Maria mengandung dan mendampingi Yesus hingga wafat di salib, meskipun pernah terbesit keraguan dalam dirinya. Selanjutnya tiap orang hendaknya memiliki 3 hal untuk memperdalam keimanan yaitu karakter iman, pengetahuan iman dan pengalaman iman. Karakter iman ialah dengan menanamkan karakter iman yang baik dan kuat sejak anak masih kecil. Cara ini dapat dilakukan dengan menjadi orangtua yang senantiasa rajin ke gereja dan aktif dalam berbagai kegiatan di gereja sehingga anak dapat melihat dan meneladaninya. Lalu, pengetahuan iman didapat dengan cara membaca dan mempelajari hal-hal yang bersifat liturgis juga mengikuti kegiatan di gereja, seperti Legio Mariae. Sedangkan pengalaman iman adalah proses menuju kedewasaan iman yang akan dialami oleh tiap orang di sepanjang hidupnya.

Mengakhiri homilinya, Romo Tri Harsono menghimbau para legioner untuk tidak berkecil hati meskipun Legio Mariae kurang diminati dan hanya sedikit umat yang mengikutinya. Namun, hendaknya para legioner semakin meningkatkan doa, karya pelayanan dan keimanan, sebab dengan demikian kekuatan jahat dapat dipatahkan.

Selanjutnya, para romo, legioner dan umat yang hadir melakukan penyerahan diri dengan mengucapkan janji “Aku ini adalah milikmu ya Ratu dan Bundaku. Segala milikku adalah kepunyaanmu” di depan vexilium.

Sebelum berkat dan pengutusan, Romo Darto memberi kata sambutan yaitu menghimbau para legioner untuk mengajak umat bergabung dalam Legio Mariae. Beliau juga mengumumkan bahwa untuk Acies 2018 Kuria Ratu Para Rasul akan diadakan secara bersama dengan Komisium Bintang Timur di Paroki Keluarga Kudus-Cibinong.

Lalu Romo Bertho memberi kata sambutan dengan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan untuk menjadi tuan rumah dalam Acies 2017 ini juga memohon maaf apabila masih terdapat kesalahan dan kekurangan.

Terakhir, Romo Tri Harsono memberi kata sambutan yang menghimbau para legioner untuk tidak hanya  berdoa namun juga melakukan karya pelayanan sebab doa tanpa perbuatan tidaklah efektif. Selain itu hendaknya para legioner senantiasa menerapkan kasih dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari.

Misa Acies 2017 ini juga dimeriahkan oleh Koor WKRI Cabang St. Paulus, Depok Tengah.

Usai misa, para romo dan legioner juga umat yang hadir berkumpul di aula gereja untuk menikmati acara ramah tamah yang telah disiapkan oleh panitia. Acara ramah tamah yaitu lomba koor dengan menyanyikan lagu “Mars Legio Mariae” dan penarikan nomor undian yang diselingi dengan menikmati snack dan makan siang bersama.

Rangkaian acara ramah tamah Acies 2017 ini ditutup dengan pengumuman pemenang Lomba Koor yaitu Juara 1 adalah Presidium Bunda Penebus dari Paroki St. Matias-Cinere, Juara 2 adalah Presidium Pohon Sukacita Kami dari Paroki St. Paulus-Depok Tengah  dan  Juara 3 adalah Presidium Ratu Para Bapak Bangsa dari Paroki St. Thomas-Kelapa Dua. Selamat kepada para juara lomba koor kali ini.

Semoga dengan adanya Acies ini akan dapat memperat persaudaraan juga meningkatkan pelayanan baik doa maupun karya pelayanan dari para legioner. net

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *