Bogor-Keuskupan : Hari Minggu, tanggal 2 April 2017 sebanyak 64 orang peserta BIR Paroki Katedral mengikuti acara goes to Kebun Raya’.  Pukul 07.30 WIB anak-anak sudah berdatangan ke gerbang 1 Kebun Raya beserta 15 pendamping. Semua ceria, padahal langit makin gelap dan perlahan turun gerimis. Panitia mulai gelisah, apakah perlu melakukan plan B. Kami berdoa masing-masing semoga cuaca cerah.  Beruntung Tuhan mendengarkan doa kami, sejam kemudian bahkan matahari telah menampakkan diri dan awan bergerak menyingkir. Puji Tuhan semua berjalan sesuai rencana.

Acara ini berkaitan dengan tema APP (aksi puasa pembangunan) “OMK penunjang keluarga berwawasan ekologis”.  Anak-anak BIR diajak untuk menghayati keindahan alam yang dianugerahkan Tuhan.  Bila alam dipelihara dengan baik bisa tetap indah seperti Kebun Raya. Kebun Raya Bogor adalah contoh hutan mini yang dirawat, dipelihara, dijaga, dan dicintai maka akan tetap indah dan sejuk. Rasa memiliki pohon sebagai penyumbang utama oksigen bagi pernapasan manusia sangatlah penting. Butuh ratusan tahun menunggu pohon sampai tinggi, besar, dan berakar kuat.

Acara dimulai dengan meditasi yang dipimpin oleh RD Marselinus Wisnu W. Peserta dibimbing untuk memusatkan hati dan pikiran pada alam, meningkatkan kesadaran dan membangun koneksi dengan alam semesta. Sebab, alam semesta adalah ciptaan Allah. Kita bisa membayangkan saat ini, banyak orang yang suka selfie dekat pohon besar, atau kalau ada pohon besar rasanya sangat bangga hingga berfoto dengan latar belakang pohon besar, sebab, ada kenyataannya bahwa disetiap pekarangan rumah tidak ada lagi pohon besar yang tumbuh, sangat jarang atau sudah ditebang dan sudah tidak punya pohon. Padahal menunggu tumbuh besar sangat lama. Foto-foto anak-anak dekat pohon memberi inspirasi bahwa kita membutuhkan alam tapi apakah kita merawat yang menjadi kebutuhan kita? Meditasi diakhiri dengan bernyanyi bersama lagu “Kulihat Ibu Pertiwi” dengan syahdu.

Peserta lalu dibagi menjadi 8 regu, masing-masing dipimpin oleh ketua regu dan 2 orang pendamping.  Mereka dibekali snack untuk diperjalanan.  Lalu, kami dipandu oleh Pak Iteng melintasi berbagai tanaman koleksi Kebun Raya.  Sambil berjalan mengikuti pemandu, peserta diberi tugas untuk mencari berbagai biji atau buah yang terserak ditanah dan membuat foto tentang keindahan alam dan kekompakan regu.

Pak Iteng mengenalkan beragam koleksi tanaman mulai dari aneka tanaman kaktus, tanaman air, palem-paleman, juga tanaman yang jarang ditemui di alam seperti tomat Irian, kesambi, widuri, pohon lilin, rukem, pohon perdamaian, jambu-jambuan, dll.  di lokasi dekat pohon sawit tertua di Indonesia kami berhenti sejenak untuk berdiskusi tentang kelestarian alam.  Anak-anak mengeluarkan pendapatnya dalam masing-masing regu.  Mereka mengungkapkan berbagai kerusakan hutan yang mereka ketahui beserta penyebab dan akibatnya.

Perjalanan dilanjutkan menuju kolam teratai raksasa yang terletak di tengah Kebun Raya.  Di sini tiap regu bertugas mencari satu jenis tanaman yang ditetapkan panitia lalu mendeskripsikan dan menggambar cirri-ciri tanaman tersebut. Di lokasi ini pula Pak Iteng menutup pemanduannya dengan berbagai hal dalam melestarikan Kebun Raya.  Beberapa anak antusias bertanya berbagai hal tentang Kebun Raya.  Saat menuju tempat perhentian terakhir, dalam keadaan lelah Romo Marsel mentraktir es krim untuk semua peserta, tentu mereka sangat gembira.

Tibalah kami di lapangan dekat gerbang 3 untuk bermain games.  Lapangan di sini luas dan indah sangat mendukung sebagai tempat bermain.  Peserta bermain imaginer soccer dan panjang-panjangan dengan gembira dan seru, rasa lelah pun tidak terasa.  Sebelum acara berakhir diumumkan regu-regu terbaik dalam melakukan tugas dan pemenang games, lalu kami bernyanyi-nyanyi bersama dan ditutup doa oleh Romo Marsel. Kami pulang dengan sejuta pengalaman. Karena pengalaman yang indah, kami mengundang teman-teman yang belum ikut untuk mulai berani berkomunitas. Bergabunglah. Terima kasih untuk kerjasama semua pihak. Sampai jumpa di acara berikutnya. Tuhan Memberkati. (Grace/Katedral).

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *