IMG_1612Sabtu, 14 Februari 2015. kegiatan Bogor Youth Day memasuki hari yang kedua. Pagi ini para peserta yang menginap di rumah orang tua asuh mereka selama kegiatan, berpencar untuk mengikuti kegiatan workshop yang dibagi dalam tiga materi, yaitu: a.) “Wirausaha, bagaimana memulai dan mempertahankan?” Materi ini diberikan oleh Ibu Johana Fransiska Suliestyowati (Anggota Komisi PSE Keuskupan Bogor). Bertempat di aula Gua Maria Kanada, beliau memberikan motivasi luar biasa kepada para peserta. Beliau melihat seringkali kaum muda dalam memulai berwiraswasta menghadapi ketakutan-ketakutan yang menghambat, misalnya mengenai keterbatasan modal ataupun strategi bertahan dari kompetitor bisnis yang bermunculan. Motivasi dalam pelayanan gereja, dan Narkoba dan seluk beluknya. b). “Motivasi dalam Pelayanan Gereja” Oleh Bapak Mahendra K. Datu. Lokasi yang digunakan adalah aula Gereja Kristus Raja, Serang. Orang Muda Katolik dipanggil untuk senantiasa mempersembahkan karya-karya terbaik bagi pembangunan Gereja masa kini dan masa depan. Melalui kegiatan ini, kita disegarkan kembali dengan sudut pandang baru yaIMG_1600ng akan membantu kita untuk mengoptimalkan karya pelayanan kita bagi Gereja. C). ”Narkoba dan Seluk-beluknya”, bertempat di Gedung serbaguna ex Mardi Yuana, Cilegon oleh Romo La Edi teodorus, MSC. Ketergantungan terhadap narkoba bisa mengakibatkan kerusakan tubuh yang parah dan berujung pada kematian. Beliau merupakan konselor di panti rehabilitasi narkoba. Melalui Romo La Edi Teodorus, MSC, Orang Muda Katolik dapat belajar lebih mendalam mengenai dampak-dampak dari penyalahgunaan narkoba, dan bagaimana kita dapat membentengi diri dari jeratan mematikan.

Setelah kegiatan workshop, para peserta berkumpul di Stadion Indoor Kopassus, Serang. Pada pukul 12.00 menikmati makan siang bersama dilanjutkan dengan pentas seni. Dalam acara pentas seni, peserta menunjukkan antusiasme dan semangat yang luar biasa. Mereka saling membagikan apa yang mereka siapkan dari paroki masing-masing. Di tengah-tengah acara pentas seni, juga diadakan Talkshow bersama Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, RD. Ch. Tri Harsono (Vikaris Jendral Keuskupan Bogor), dan RD. Yohanes Driyanto (Vikaris Judisial Keuskupan Bogor). Mereka mengungkapkan dukungan dan arahan kepada OMK serta menjawab berbaIMG_1629gai pertanyaan dari peserta.

Setelah makan malam, kegiatan dilanjutkan dengan ibadat malam “doa taize” yang dipimpin oleh para frater Seminari Tinggi St. Petrus dan Paulus Keuskupan Bogor. Meskipun hari ini kegiatan sangat padat, tetapi dari wajah-wajah ceria khas anak muda, mereka ingin menampilkan “diri” mereka yang siap menjalani semua rangkaian kegiatan hingga selesai.

“bersatu dan berbagilah OMK!”. RD. Y. Joned (Komsos) 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *