Gereja Harus Membaharui Diri : Penutupan Perayaan Syukur Karunia Iman oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur

237Senin 20 Oktober 2014, perhatian bangsa ini tertuju pada upacara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan Drs. Muhammad Jusuf Kalla. Bangsa ini memasuki harapan yang baru seiring dengan terpilihnya pemimpin negara yang baru. Segenap rakyat berharap agar pemimpin negara ini dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Bila bangsa ini terarah pada Indonesia yang memperbaharui dirinya melalui pemimpinnya, demikian pula dengan kehidupan menggereja. Mgr. Paskalis Bruno Syukur (Minggu, 19 Oktober 2014), menutup rangkaian acara Perayaan Syukur Atas Karunia Iman yang diselenggarakan oleh Komisi Bidang Pembinaan Iman (Komisi Panggilan, Komisi Liturgi, Komisi Kateketik, dan Komisi Kitab Suci) melalui Perayaan Ekaristi. Usai Perayaan Ekaristi, panitia mengumumkan dan membagikan hadiah bagi para pemenang lomba.

Dalam homilinya, Bapa Uskup mengajak seluruh umat untuk membangun Gereja Keuskupan Bogor yang hebat. Gereja harus membaharui diri ; menjadi Gereja yang aktual. Kita diajak untuk memaknai iman kita. Iman menjadi bermakna manakala iman tersebut memiliki relevansi pada negara dan agama. “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah”. (Bdk. Matius 22: 21).

Bapa Uskup mengajak kita membangun komunio. Perayaan syukur atas karunia iman hari ini menunjukkan sebuah komunio yang dibangun oleh komisi dan komunio antara klerus dan awam. Bapa Uskup pun mengajak keluarga-keluarga untuk membangun kehidupan keluarga dalam semangat Injil. “Keluarga saat ini menjadi fokus perhatian Paus Fransiskus”, demikian beliau menandaskan.

Gereja akan menjadi hebat bila :
1. Keluarga-keluarga menjalankan perintah Yesus
2. Tercipta komunio dalam semua golongan: klerus, awam dan lembaga hidup bakti.

Demikianlah rangkaian acara Pesta Karunia Iman Keuskupan Bogor (18-19 Oktober 2014) diselenggarakan oleh Komisi Bidang Pembinaan Iman dalam koordinator RD. Yustinus Dwi Karyanto. Acara yang diisi dengan Festival Paduan Suara Antar Sekolah Katolik, Festival Paduan Suara Paroki se-Keuskupan Bogor, Lomba Narasi Kitab Suci, Olimpiade Pengetahuan Iman, Bazaar, dan Expo Panggilan ini berjalan dengan lancar dan penuh sukacita. Mari kita membangun Gereja Keuskupan Bogor yang hebat!

2 thoughts on “Gereja Harus Membaharui Diri : Penutupan Perayaan Syukur Karunia Iman oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur

  1. Ig.Kristopo says:

    Koreksi … pada awal kalimat tersebut diatas tercantum … Hari ini, Senin 20 Agustus 2014 …. mungkin tepatnya …. 20 Oktober … mohon bisa diperbaiki …. trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *