Gereja Santo Thomas Siap Jadi Rumah Pembinaan Rohani Kristiani Anggota Brimob

Kelapa Dua – keuskupanbogor.org : “Bukan hanya otak dan ototnya saja. Jiwanya juga harus diisi dengan nilai-nilai rohani yang kuat”, demikianlah diungkapkan oleh Komisaris Besar Polisi Bambang Widjanarko Ba’in, S.I.K, M.Si (Komandan Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob) dalam perbincangan ringan bersama RD David usai Ibadah Oikumene Anggota Brimob di Aula Gereja St. Thomas (Kamis, 22/11/2018). Pembinaan nilai-nilai iman menjadi modal yang penting untuk membina agar para anggota Brimob disiplin dan jauh dari pelanggaran.

RD David memberikan renungan dalam Binrohtal Oikumene Brimob di Aula St Thomas. (Foto : Istimewa)

Setiap kamis pagi, korps anggota Brimob Polri baik anggota maupun PNS setelah apel pagi mengadakan kegiatan pembinaan rohani dan mental anggotanya. Gereja Katolik Santo Thomas sebagai tempat ibadah yang berada di kompleks Mako Brimob Kelapa Dua menjadi salah satu tempat pembinaan rohani bagi para anggota Brimob dalam wadah persekutuan Oikumene. Kegiatan pembinaan rohani dan mental ini (binrohtal) ini bekerja sama dengan Gereja Protestan Gideon yang tepat berada di depan bangunan Gereja Santo Thomas. Giat binrohtal ini diadakan bergantian antara katolik dan protestan baik dari sisi tempat kegiatan maupun tokoh agama yang dipercaya untuk memberikan pembinaan rohani.
Anggota brimob yang hadir dalam pembinaan ini memang fluktuatif karena menyesuaikan pula dengan tugas dan dinas. Berapapun yang hadir giat binrohtal ini gereja memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk dukungan dan perhatian penuh terhadap tugas dan panggilan mulia anggota brimob.

Dihadiri Tiga Resimen

Secara istimewa kamis kemarin (22/11/2018), giat binrohtal oikumene diadakan di aula Gereja Santo Thomas dihadiri anggota Brimob dengan jumlah terbanyak karena menghadirkan dari seluruh resimen (Resimen I di Cikeas, Resimen II di Kedung Halang dan Resimen III di Kelapa Dua).

Reuni. Beberapa anggota Brimob Resimen II Kedung Halang berfoto bersama RD Davidyang pernah bertugas di Paroki St. Andreas – Sukaraja. (Foto : RD David)

RD David membawakan permenungan rohani dalam kegiatan ini dengan tema “Keterbatasan Bukan Menjadi Pembatas : Belajar dari Kisah Zakheus”. Di awal permenungan, RD David yang baru lima bulan menjadi Pastor Vikaris St Thomas mengajak seluruh anggota merenungkan penempatan sarana-sarana rohani (tempat ibadah) di depan kawasan Mako Brimob. Tempat ini (Gereja, mesjid dan Pura) bukan sebuah kebetulan berada di depan kawasan Brimob, justru ini sebagai media pengingat bahwa saat memasuki maupun saat keluar dari kawasan, kita selalu diajak untuk ingat Tuhan. Awali misi dengan isi berkat rohani dari Tuhan dan akhiri pula misi dengan menenangkan dan mengucapkan syukur di dalam Tuhan. Demikianlah pula kisah Zakheus yang berjuang keras ingin melihat Yesus karena rasa penasarannya dan akhirnya berjumpa bahkan Yesus singgah ke rumahnya menandakan bahwa persatuan hidup dengan Tuhan menjadi kesempurnaan dan sukacita hidup. Romo David mengajak anggota Brimob dalam sebuah pantun “ Ikan Sepat Ikan Gabus, Hidup Kita Tepat Bila Ikut Yesus ; Ikan Sepat Ikan Gabus, Hidup Kita Hebat Karena Sudah Ditebus”.

Jalin Relasi dan Sinergi
Beberapa hari sebelumnya (Senin, 19/11/2018), Gereja mendapat kunjungan dari Kompol Titus Yudho Ully, S.I.K, M.Si (Komandan Batalyon D Resimen III Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri). Kunjungan ini disambut baik oleh tim pastores Gereja Santo Thomas. RD Dion sebagai pastor paroki menyampaikan harapannya agar gereja dijadikan sebagai pusat pembinaan rohani dan mental para anggota Brimob.

Kompol Titus Yudho Ully (Danyonmen III Pasukan Pelopor Brimob) bersalaman dengan RD Dion (Pastor Paroki St Thomas) didampingi RD David dan dua anggota Brimob anggota DPP Gereja St Thomas. (Foto : RD David)

Dalam akhir giat binrohtal Oikumene ditayangkan pula video singkat ucapan HUT Korps Brimob Polri ke-73 dari Mgr. Paskalis (Uskup Bogor) yang disambut bangga dan bahagia dari seluruh anggota. Komisaris Besar Polisi Bambang Widjanarko Ba’in, S.I.K, M.Si (Komandan Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob) mengungkapkan rasa bahagia dan terima kasih atas perhatian Mgr Paskalis dan Gereja St Thomas terhadap Brimob. Beliau menyampaikan bahwa pembinaan rohani anggota Brimob merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting. Beliau menyambut bahagia bila Gereja memiliki peran yang sangat aktif dan partisipatif dalam pembinaan rohani dan mental seluruh anggota Brimob. Beliau pun menyampaikan bahwa sepanjang beliau bertugas di Mako Brimob Kelapa Dua baru kali ini Gereja St. Thomas menginisiasi kegiatan rohani HUT Korps Brimob Polri dengan adanya Misa Kudus. Beliau berharap semakin mantap lagi gereja menjalin relasi dan sinergi dengan kesatuan Brimob.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.