Bogor-Keuskupan : Keuskupan Bogor menggelar Perayaan Ekaristi di Gereja BMV Katedral Bogor untuk menutup Tahun Yubelium Luar Biasa Kerahiman Allah, Minggu (13/11).  Misa yang diawali dengan Doa Koronka di Aula Paroki ini dihadiri sekitar 1.000 umat dari berbagai paroki di Keuskupan Bogor. Perayaan ini dipimpin langsung oleh Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur dengan konselebran Uskup Emeritus Keuskupan Bogor Mgr. Michael Cosmas Angkur serta didampingi 15 Imam dan 2 Diakon. “Selama setahun Paus Fransiskus mengajak kita untuk merefleksikan belas kasih Allah. Kita juga diajak untuk menjadi orang yang berbelas kasih. Penutupan Tahun Kerahiman Allah ini  bukan berarti mengakhiri belas kasih Allah, namun untuk mengucap syukur atas kerahiman Allah yang telah dikaruniakan kepada kita semua baik sebagai pribadi atau pun kelompok kategorial,” tutur Mgr. Paskalis.pnutupan-thn-kerahiman

Berbagai kegiatan sudah dilewati guna mendukung umat untuk merefleksikan tahun penuh rahmat ini, mulai dari ziarah ke pintu-pintu suci Kerahiman Allah, retret kerahiman, juga kelompok-kelompok doa Kerahiman Ilahi, bahkan meningkatnya pemberian sakramen pengakuan dosa di Gereja, namun sudah adakah buah-buah rohani yang didapatkan oleh umat? “Keuskupan Bogor juga mendapatkan buah-buah dari belas kasih Allah seperti disetujuinya ijin mendirikan bangunan (IMB) Paroki Sentul, IMB Seminari, rumah retret, dan rumah UNIO di daerah kahuripan, serta lahirnya sahabat lapas lintas paroki yang berkomitmen untuk mendampingi para narapidana dalam hidup berimannya,” ungkap Uskup Bogor.

Mgr. Paskalis mengajak seluruh umat Keuskupan Bogor untuk bertahan dalam iman akan Yesus Kristus. “Hai umatku, marilah kita bertahan dalam panggilan sebagai kristiani. Hai OMK, mari kita bertahan dalam iman akan Yesus. Para Imam dan Uskup marilah bertahan dan mengembangkan imamat yang dipercayakan kepada kita, untuk suami dan istri bertahanlah dalam perkawinan suci, jadikanlah pernikahan sebagai sukacita kehidupan. Mari saudara-saudariku, kita berjalan bersama Yesus,” pungkas Bapa Uskup.

Uskup Paskalis menjelaskan bahwa sesungguhnya Tahun Kerahiman Allah ini secara umum akan diakhiri di Roma pada Pesta Kristus Raja Semesta Alam 20 November mendatang. “Namun untuk gereja lokal diluar Roma, pintu suci Kerahiman Allah yang biasanya berada di masing-masing Katedral setiap keuskupan ditutup hari ini,” ungkapnya. (KOMSOS Paroki Katedral/John)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *