Bogor – Keuskupan : Saudara-saudari para Ibu di Keuskupan Bogor dan semua ibu yang terkasih!
Di penghujung senja sambil menyaksikan matahari terbenam, saya teringat akan keistimewaan hari ini. Kita orang Indonesia memperingati hari ini sebagai Hari Ibu. Secara pribadi, saya tidak mau melewatkan hari ini tanpa menyapa untuk mengucapkan syukur dan terimakasih kepada semua sahabat yang kukenal ataupun tidak, yang telah menerima panggilan sebagai ibu, mama bagi anak-anaknya.
Kita diajak untuk mengenangkan Ibunda kita masing-masing. Mereka telah ikut berperan membentuk kepribadiaan kita. Sejak dalam rahimnya, kita dilindungi, dibesarkan dan dididik selanjutnya, hingga kita menentukan panggilan hidup dan cara hidup kita. Pengalaman belaskasih dari seorang Ibu telah kita alami. Semoga para ibu merasa dan menghidupi peran sebagai Ibu, Mama, dengan sukacita.
Wajah-wajah konkret kalian yang kukenal dalam perjalanan sejarah hidupku meyakinkanku betapa anda, para ibu yang kukenal, telah membantu, meneguhkan, menolong, memfasilitasi segala perjuanganku. Terimakasih untuk kebaikan kalian itu. Terutama sekarang dalam konteks tugas penggembalaanku di keuskupan Bogor, saya tetap merasakan pertolongan, perlindungan kalian yang luar biasa meneguhkan. Bersama kaum bapak-bapak, kalian sebagai para Ibu mempunyai peran istimewa dalam membentuk wajah Gereja kita kini dan di masa yang akan datang.
Tiga hari lagi kita merayakan Natal. Pada hari-hari menjelang Natal, tokoh beberapa Ibu dalam Kitab Suci ditampilkan. Mereka itu antara lain ibu Elisabeth (mama dari St. Yohanes Pembaptis) dan Ibu Maria (Bunda dari Tuhan Yesus). Berbahagialah Gereja yang merasakan dan mengalami komitmen para Ibu ini untuk memuliakan Tuhan, melanggengkan karya penyelamatan Allah dengan bersedia mengandung, melahirkan, menjaga dan membesarkan anak-anak yang dipercayakan Tuhan.
Semoga semua Ibu menjadi pelindung semua anak yang lahir di dunia ini, tanpa memandang kesukuan, ras, agama dari anak itu. Kepada semua yang berpredikat anak, mari kita menghormati, mencintai Ibu kita dan semua ibu yang kita jumpai dalam perjalanan hidup ini. Seruan Yesus ini patut kita renungkan: “Ibu, inilah, anakmu” (Yoh 19:26).
Doa dan berkatku untuk kalian semua para Ibu. Selamat Hari Ibu dan Selamat Natal 2015.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

One thought on “Mgr. Paskalis Bruno Syukur : “Selamat Hari Ibu”

  • December 23, 2015 at 00:35
    Permalink

    Terimakasih Mgr. Paskalis atas doanya dan semoga kami pun dapat memenuhi harapan anak-anak.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *