Mgr. Paskalis Melantik DPP – DKP Paroki St. Herkulanus

herkulanus 1_1Minggu, 2 Maret 2014 merupakan momentum yang penting bagi umat Paroki Santo Herkulanus. Tanggal 26 Januari Romo Paskalis BS OFM (yang kelak 22 Februari 2014 ditahbiskan menjadi Uskup Bogor) mengunjungi Paroki bersama Mgr. Cosmas Michael Angkur, OFM dalam acara Misa Syukur Ulang Tahun Paroki ke-12. Dan kemudian hadir kembali sebagai Uskup Bogor bersama RD. Stefanus Sri Haryono Putro, Sekretaris Keuskupan Bogor untuk melantik Pengurus DPP – DKP Paroki Santo Herkulanus, Depok Jaya.

Para calon terlantik dan umat sudah datang lebih awal, sementara cuacapun terang tidak seperti biasanya. Para pelayan liturgi memasuki Gereja dalam arakan disambut umat yang memadati di luar dan di dalam gereja dengan khidmat menyambut Gembalanya dalam iringan nyanyian pembukaan Ecce Sucerdos Magnus, selebran RD. Yustinus Dwi Karyanto (Pastor Paroki St. Herkulanus), RD. Stefanus Sri Haryono Putro (Sekretaris Keuskupan Bogor) dan selebran Utama Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM memberkati umatnya dengan senyuman yang senantiasa menghias uskup kita ini.

Mengawali homilinya dari bacaan Injil yang berbicara tentang kecemasan, dan para calon pengurus yang akan dilantik tentu tidak cemas, mereka siap melayani. Dengan busana putih-putih yang berbeda dengan umat yang menunjukkan kebersamaan untuk menuju kehidupan menggereja yang menghadirkan Tuhan dalam kegembiraan iman. Lebih lanjut dalam homilinya Mgr. Paskalis mengajak “mari berjalan bersama-sama”. Ini sangat menarik dan sangat dalam artinya. Bukan saja karena sebelum ditahbiskan Mgr. Paskalis bersama Mgr. Michael Cosmas Angkur telah berkeliling bertemu umat yang akan menjadi teman seperjalanan hamba yang hina ini (kata uskup yang murah senyum itu) ke pelosok-pelosok Keuskupan Bogor (termasuk Paroki Santo Herkulanus) sehingga sedikit banyak tahu kondisi umatnya. Berjalan bersama-sama adalah ajakan untuk umat Santo Herkulanus dan juga seluruh umat di Keuskupan Bogor. Dapat dimaknai ajakan untuk berjalan, bergerak maju, tidak melangkah sendiri-sendiri, menyatukan langkah, dan tujuan. Untuk dapat berjalan bersama-sama Monsinyur juga menegaskan kembali ajakannya untuk membangun persaudaraan sejati.

Ajakan Mgr. Paskalis tentu sejalan dengan Visi Keuskupan Bogor “Keuskupan Bogor sebagai communio dari aneka komunitas basis yang beriman mendalam, solider dan dialogal, memasyarakat dan missioner”. Kehidupan beriman dengan komitmen menciptakan persaudaraan sejati juga merupakan ajakan Mgr. Paskalis dalam homilinya yang panjang penuh kegembiraan dan senyuman yang juga menegaskan pentingnya upaya menghadirkan corak kegembalaan yang menitikberatkan pada nilai pelayanan, kemurahan hati, belas kasihan, persaudaraan sejati, kerendahan hati, perjumpaan sejati antar manusia, penghargaan terhadap martabat manusia dan martabat alam ciptaan Tuhan. Imbuhnya: “Dalam Yesus kita akan mampu menghadirkan perdamaian dan persaudaraan”.

Dalam homilinya yang panjang (umat tetap serius mendengarkan perkataannya yang renyah, senyum, dan mudah ditangkap) Mgr. Paskalis menyiinggung pula tentang umat yang masuk gereja dengan muka masam. Di dalam gereja umat seharusnya bergembira, tidak saja bertemu umat yang bersaudara, tetapi juga bertemu dengan Tuhan yang hadir. Menghadirkan Tuhan mesti dengan kegembiraan bukan muka masam. Perjumpaan sejati antar manusia karena perjumpaan itu orang saling menghormati, saling menyapa dengan sikap positif, serta menghargai pengalaman iman orang lain.

Homili ditutup dengan nyanyian Magnificat Anima Mea Dominum (motto yang dipilih Mgr. Paskalis) begitu menggelora bersana PS Gita Bakti Herkulanus dan umat yang hadir berdiri semua. Dilanjutkan pemberkatan, pelantikan pengurus DPP – DKP Paroki Santio Herkulanus, Depok Jaya masa bakti 2014 – 2017 yang nama-namanya dibacakan oleh Sekretaris Keuskupan RD. Stefanus Sri Haryono Putro (Romo Harry). Usai Misa, foto bersama Mgr. Paskalis, dan dengan sabarnya Monsinyur melayani para domba yang merindukannya, dan tentu merupakan kebanggaan sendiri untuk bisa bersanding dengan Gembalanya.

Setelah prosesi pelantikan pengurus (selesai misa) diselenggarakan Seminar Kebangsaan dengan tema: Peran Umat Katolik Dalam Hidup Menggereja Dan Bernegara. Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM menjadi pembicara, juga DR. Goris Lewoleba, MSc (Komisi Kerawam Keuskupan Bogor), Majen TNI AD (purn) Emanuel Imam Maksudi (Dosen Lemhanas, mantan wakil Katolik di FKUB Bekasi). Disamping itu ada pula Paulus Jati dan Josaphat Jusuf Suroso dari FMKI.

(T. Wahyudi Pranoto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.