Serang-Keuskupan : Misa Perdana merupakan perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh para romo yang baru saja ditahbiskan. Sebagaimana yang sudah menjadi“adat” para Tahbisan mengadakan Misa Perdana ditempat asalnya, maka pada Minggu 26 Pebruari 2017 pukul 08.30 diadakan Misa Perdana untuk menyambut RD. Jeremias. Perayaan Misa Perdana ini sangat meriah dengan selebran utama adalah RD. Jeremias Uskono sendiri dan konselebran terdiri dari 6 pastor yaitu : RD. Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto,RD. Thomas Gregorius Slamet Riyadi, RD. JimmyRampengan, RD. Bertholomeus Wahyu Kurniadi, RD. Robertus Arie Priyanto dan RD. Yohanes Suparto, serta beberapa frater yang turutserta dari Bogor untuk mengikuti misa perdana yaitu: Fr. Hubertus Hia, OSC, Fr. Lodivikus Subang Hayong OFM Conventual dan Fr. Carolus Adi Nugroho, OMI.

Dalam homolinya Romo Jeremias mengatakan bahwa ada 3 tipe manusia dalam kehidupan ini yaitu :

  1. Orang yang biasa atau orang yang wajar-wajar saja. Tipe orang iniakan bertanya“makan apa hari ini atau makan apa besok”?
  2. Orang yang memiliki niat jahat. Akan bertanya “makan siapa hari ini atau makan siapa besok”?
  3. Orang yang single atau jomblo. Tipe orang ini terutama pada malam Minggu akan bertanya “makan dengan siapa malam ini atau makan dengan siapa besok”?

Pembicaraan Yesus mengarah kepada kebutuhan-kebutuhan kongkrit dalam hidup ini yang dimiliki manusia. Kebutuhan tersebut adalah mengumpulkan harta.Prinsip ajaran Yesus dalam injil hari ini adalah kumpulkan harta yang tidak binasa agar memberi jaminan kehidupan abadi. Kebutuhan akan harta sering kali menggelapkan mata manusia. Begitu gelisahnya sehingga manusia tidak lagi mempunyai perhatian kepada Allah sehingga manusia mengganti Allah dengan harta mereka

Berdasarkanhaltersebut maka akan muncul kekuatiran-kekuatiran akan pemenuhan kebutuhan dasar yang memang mutlak harus dipenuhi yaitu makan, kesehatan dan pakaian. Selain ketiga hal tersebut juga ada orang yang kuatir akan pasangan hidup.

Lebih jauh romo Jeremias mengatakan bahwa seringkali kita diliputi oleh kekuatiran-kekuatiran hidup atau disebut dengan“GEGANA” (GElisah-GAlau, MeraNA).Berdasarkan hal tersebut maka romo mengajak umat megikuti seperti diajarkan Yesus dalam Injil hari ini yaitu“jangan kuatir karena Allah menyelenggarakan kehidupan bagi umatnya. Dia juga menjadi penyelenggara hidup bagi semua ciptaan-Nya. Kalau Allah menyelenggarakan kehidupan  bagi burung-burung dan bunga bakung maka Dia juga menyelenggarakan kehidupan bagi kita manusia di dunia ini. Yesus meminta kita untuk tidak kuatir dengan apa yang akan kita makan, apa yang kita minum dan apa yang kita pakai. Hidup seorang murid semestinya berorentasi atau Memprioritaskan diri kepada kehendak Allah. Apapun permasalahan hidup yang sedang kita hadapi kita harus sadari bahwa dalam menjalani kehidupan ini harus memiliki prioritas hidup yang jelas yaitu seturut kehendak Allah, artinya mencari Kerjaan Allah terlebih dahulu baru semuanya akan ditambahkan.

Cara kita memprioritaskan hidup kepada Allah yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui doa. Yang utama adalah kita harus menyadari diri kita: Selama ini kita seperti apa (kurang berdoa atau rajin berdoa atau  tidak pernah berdoa?)

Maka mulai dari sekarang marilah kita mendekatkan diri kepada Allah melalui doa-doa seperti saya yang bisa berdiri disini juga karena doa dari umat yang tak henti-hentinya, para romo, frater dan bapak ibu yang terkasih. Maka lanjutkan kebiasaan doa kita dan Allah pasti meberikan kelegaan kepada kita karena Dialah penyelenggara kehidupan kita. JANGAN KUATIR. Demikian romo mengahkiri homilinya.

Setelah perayaan Ekaristi, diadakan acara syukuran dan ramah tamah bersama umat di Aula Alexander Gereja Katolik Kristus Raja – Serang.

PROFICIAT ATAS TAHBISAN PRESBITERAT RD JEREMIAS USKONO

(KOMSOS Paroki Kristus Raja Serang)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *