Misa Perutusan Pasukan Garuda : “Kalian Bukan Sekedar TNI tetapi Laskar Kristus”

Sentul – komsoskeuskupanbogor.org : Terpilih menjadi anggota satuan tugas pasukan Garuda untuk menjalankan misi perdamaian merupakan sebuah kebanggaan. Demikian tutur salah seorang personil pasukan Garuda yang semalam (rabu, 23/01/2019) merayakan misa perutusan sebelum pagi (kamis, 24/01/2019) ini diberangkatkan Halim Perdana Kusuma lalu selanjutnya (Jumat, 25/01/2019) ke Kongo. Dikisahkan pula bahwa sebelum berangkat tugas, para personil ini juga harus memberikan kekuatan kepada anggota keluarga yang akan ditinggal bertugas selama kurang lebih satu tahun.

Rm Gusti memberikan berkat bagi pasukan Garuda yang akan menjalankan misi perdamaian ke Libanon. (Foto : Antonia)

Romo Gusti memimpin Perayaan Ekaristi yang dikhususkan bagi pasukan Garuda Katolik (dan yang protestan pun ikut serta karena merasa dikuatkan) yang akan menjalankan tugas misi perdamaian. Misa ini dihadiri oleh 5 prajurit Katolik, 27 prajurit Protestan (dari 175 orang yang akan diberangkatkan) dan sejumlah umat dari Wilayah Simon Paroki Keluarga Kudus Cibinong serta beberapa mahasiswa UNHAN.  Dalam homilinya Romo Gusti menyampaikan bahwa pasukan Garuda bukan hanya menjalankan tugas negara namun terlebih membawa misi Kristus yaitu damai dan sukacita. “Kalian bukan sekedar Tentara Nasional Indonesia tetapi merupakan laskar Kristus”, papar romo yang sedang studi di Universitas Pertahanan ini. Umat Wilayah Simon yang selama ini membantu menghidupkan Gereja Kristus Raja juga senantiasa aktif menjadi keluarga rohani yang memberikan pelayanan. Mereka senantiasa bergerak sigap dan cepat bila ada kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk operasional kegiatan rohani di gereja.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Garuda Satuan Tugas Tentara Nasional Indonesia (Satgas TNI) Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force In Lebanon (Unifil) Lebanon TA 2019 Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, mengikuti misa perutusan di Gereja Kristus Raja, IPSC, Sentul. (Foto : Antonia)

Menjadi sebuah tradisi bahwa pasukan Garuda yang akan bertugas untuk didoakan dan diberkati secara khusus sebelum mereka berangkat. Gereja Kristus Raja yang terletak di kawasan IPSC Sentul menjadi sarana pembinaan dan peneguhan rohani Katolik dan Protestan (Oikumene) bagi pasukan Garuda yang tengah dipersiapkan selama kurang lebih dua bulan sebelum mereka berangkat ke tempat tugas di kawasan PMPP. Pasukan Garuda merupakan pasukan khusus yang dipilih dari berbagai satuan TNI untuk menjalankan misi kemanusiaan menjaga perdamaian bekerja sama dengan PBB. Maka sebuah kebanggaan bila seorang prajurit terpilih menjadi pasukan Garuda karena sekaligus membawa nama bangsa di dunia internasional sebagai bentuk komitmen NKRI untuk menjaga ketertiban dunia (UUD 1945 alinea 4).

Selamat bertugas menjalankan misi perdamaian dan Tuhan memberkati saudara dan keluarga di tanah air.

Penulis : Antonia dan RD David

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.