imlek 12Semarak Hari Raya Tahun Baru Imlek 2567 juga hadir pada perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Kristus Raja – Serang. Perbedaan paling mencolok dibanding perayaan Ekaristi pada hari Minggu biasanya adalah pada dekorasi gereja, busana pastor, umat, dan panitia perayaan Ekaristi yang bernuansa Imlek. Dalam tradisi Tionghoa, Imlek merupakan tahun baru China yang berkaitan erat dengan pesta perayaan datangnya musim semi yang berakhir 15 hari setelahnya atau yang dikenal dengan Cap Go Meh. Perayaan Imlek juga meliputi doa atau sembahyang Imlek sebagai bentuk ucapan syukur serta harapan ditahun yang baru kepada Tuhan, dan saat untuk berkumpul bersama keluarga, dan masih banyak lagi tradisi yang sampai sekarang dilestarikan.

Suasana Imlek sudah terasa ketika umat masuk ke halaman gereja. Lampion tampak tergantung di plafon teras gereja. Lampion juga dipasang di setiap tiang di dalam gereja. Ada pun di bagian depan altar berhiaskan bunga, seakan mengantarkan umat pada salib meja altar yang juga didesain apik dengan menghadirkan nuansa warna merah.imlek 14

Perayaan Ekaristi bernuansa Imlek dipimpin oleh RD. Thomas Gregorius Slamet Riyadi sebagai Selebran utama serta RD. Stefanus Maria Sumardiyo Adipranoto dan RD. Stefanus Edwin Ticoalu sebagai konselebran, berlangsung khusyuk dengan mengusung tema “Pribadi Yesus, Kata-KataNya Menggetarkan Sekaligus Berkuasa”.

Dalam homilinya romo Sumardiyo mengungkapkan bahwa tema ini sesuai dengan kabar gembira yang terungkap dalam Markus 6:55 “Maka berlari-larilahlah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, dimana saja Ia berada”. Ini menunjukkan bahwa Yesus adalah pribadi yang sangat menarik dan berkuasa dan juga kata-kataNya menggetarkan sehingga banyak orang berbondong-bondong datang dan percaya padaNya. Bagaimana sikap kita di zaman sekarang ini terhadap Yesus yang sama?imlek 13

Meri kita bertanya pada diri kita masing masing bila ada kebimbangan atau keraguan karena merasa doa kita tidak dikabulkan. Apakah kita masih mengganggap Tuhan tidak hadir? Kita tidak sadar menggungkapkan itu padahal Tuhan begitu baik dan penuh kasih.

Tahun baru Imlek sudah memasuki tahun 2567 pada hari ini (8 Februari 2016) yang akan berjalan hingga tanggal 27 Januari 2017. Shio pada tahun Imlek 2567 adalah Monyet dengan unsur Api. Kekhasan Sio Monyet adalah : Cerdas, kreatif dan Ceria.

Sebelum mengakhiri Sakramen Ekaristi semua umat mendengarkan sambutan-sambutan. Kesempatan pertama diberikan kepada Ketua panitia perayaan Imlek, bapak Renaldus Priastian Khiat. Beliau menyampaikan bahwa perbedaan itu sangat indah seperti pelangi yang begitu banyak warna dan menampilkan keindahan. Begitu juga dengan umat katolik Kristus Raja Serang yang bergitu dinamis dengan beragam suku bangsa tetapi tetap bersatu dalam pelayanan. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada para imam dan seluruh umat atas dukungan demi terselenggaranya kegiatan ini. Setelah sambutan dari ketua panitia, RD. Sumardiyo, RD. Thomas, RD. Edwin dan Diakon Alfonsus juga mendapatkan giliran untuk menyampaikan sambutan dan ucapan selamat tahun baru. (Komsos Paroki Kristus Raja – Serang)

 

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *