Nazar “Cukur Gundul” Panitia Camp Priskat Angkatan X

Bogor – keuskupanbogor.org :  Tidak mudah mempromosikan dan mencari calon-calon peserta untuk kegiatan Camp Pria Sejati Katolik Angkatan X akan diselenggarakan pada tanggal 8 -10 Februari 2019. Panitia membagi tiga tim untuk promosi dan sharing di mimbar di gereja-gereja Keuskupan Bogor setelah sebelumnya mengirimkan surat permohonan ke masing-masing paroki. Untuk angkatan X ini panitia menargetkan 150 peserta.

Jurkam Panitia Priskat Angkatan X saat sharing di mimbar. (Foto : Panitia)

Proses promosi dan pencarian target pun dimulai. Ada banyak kisah suka dan duka panitia dalam merencanakan, memilih “jurkam” Priskat, mengatur kembali jadwal mengingat adanya rekan-rekan panitia yang terkendala dengan tugas dan pekerjaan. Namun semua dijalani dengan penuh semangat, kerjasama dan sukacita. Salah satu pengalaman promosi Priskat yang menarik terjadi ketika berkunjung ke paroki sekitar Dekenat Selatan (Cipanas, Cianjur dan Sukabumi). Panitia promosi menginap di salah satu alumni Priskat di sekitar wilayah tersebut dengan tujuan menjalin kekeluargaan antar alumni berbagai angkatan. Evaluasi promosi senantiasa menjadi sebuah pemandangan yang lumrah usai menjalankan misi.

Panitia Camp Priskat Angkatan X mohon restu Bapa Uskup. (Foto : Panitia)

Dalam sebuah kesempatan evaluasi terjadi sebuah perdebatan yang sengit antara panitia pelaksana dan Head Fas. “Kalo peserta mencapai target 150 orang, maka panitia Camp Priskat X akan cukur gundul alias botak”, ungkap salah satu panitia. “Tetapi kalo peserta hanya mencapai 120 orang maka yang akan digunduli hanya ketua panitia pelaksana dan Head Fas”, nazar pun ditambahkan. “Horeeee”, sambil tepuk tangan panitia pun mengamini. Suasana akrab semakin terasa dan mendadak semangat panitia pun meningkat drastis. Doa malam, saling berangkulan tanda saling memberi maaf dan sepakat dengan nazar pun mengakhiri evaluasi panitia malam itu.

Panitia Camp Wise Woman dan Priskat promosi bersama ke Rangkasbitung. (Foto : panitia)

Dalam promo di paroki sharing mimbar yg dilakukan oleh jurkam mendapat sambutan yang hangat dari para pastor maupun umat. Panitia pun telah siap mengejar target peserta dengan menyebarkan flyer. Penolakan itu hal biasa. Sindirian pun, “saya kan sudah sejati”, menjadi makanan keseharian panitia saat memburu peserta. Satu demi satu peserta pun terjaring. Ada yang dibujuk istri dan anak, ada pula yang karena keinginan sendiri. Senyum panitia pun merekah saat ada peserta yang mau daftar. Hingga berita ini diturunkan, jumlah peserta Camp Priskat X mencapai 104 orang dan kami optimis bahwa peserta akan terus bertambah.

Sampai bertemu dalam pelaksanaan Camp Pria Sejati Katolik Angkatan X Keuskupan Bogor.

Penulis : Oki (Panitia Priskat Angkatan X)

Editor : RD David

2 thoughts on “Nazar “Cukur Gundul” Panitia Camp Priskat Angkatan X

  1. Christina Pedro says:

    Semangat selalu Bro Oki dan Team, aku kemarin di Pusara Pak Pedro berdoa, dan bercerita, Bapak itu bantu doa dong dari atas sana, bagi dikiiiiiit aja juga boleh kebaikan bapak buat lelaki lain, biar merasakan gimana rasanya menjadi Nabi, Imam dan Raja. Biar para pria dan pasangan terlebih dengan anak-anaknya juga merasakan kebahagiaan dan kebebasan merasakan kasih Allah dengan penuh syukur.

  2. Yanuar says:

    Puji dan Syukur saya haturkan kehadiratMu ya Tuhan, kerja keras semua team baik para Jurkam dan para penyebar flyer, smua bekerja bahu membahu mendapatkn pria2 yg ingin diajak utk merasakan kasih dan jamahan Tuhan melalui Camp pria Sejati Katolik angk 10, akn diselenggarakn tgl 8s.d10 Feb 2019 nti, sungguh2 akan membwa perubahan dan dampak yg besar khususny bagi keluarga2 , tiada kebahagiaan selain melihat ending dri camp ini pria2 dipulihkn dan melihat semangat berkobar2, itulah harapan dan doa kami para pelayan2 Tuhan, akhirny ya Tuhan jamahlah kami semua para panitya,pembicara, dan jga para peserta….berilah kelancaran dri awal hingga akhir dri camp ini…amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.