IMG_9245“Yesus Kristus adalah wajah kerahiman Bapa.” (Misericordiae Vultus, No.1) Inilah kalimat pertama dalam Bulla pemakluman tahun yubileum luar biasa Kerahiman Ilahi dari Paus Fransiskus. Kerahiman telah menjadi sosok yang hidup dan kasat mata dalam diri Yesus dari Nazareth. Oleh karena itu tahun Kerahiman Ilahi ini menjadi tahun yang sangat berahmat bagi seluruh umat kristiani, dan perayaan ini menjadi perayaan yang agung. Dalam rangka merayakan tahun Kerahiman Ilahi, Keuskupan Bogor mengadakan Novena Kerahiman Ilahi yang diselenggarakan di Goa Maria Bukit Kanada yang berada di wilayah Paroki St. Maria Tak Bernoda Rangkasbitung. Kegiatan ini diadakan sebanyak sembilan kali setiap minggu pertama dalam bulan, dimulai pada bulan Maret 2016 dan akan berakhir di bulan November 2016. Seluruh rangkaian acara dimulai pukul 12.00 WIB dan terdiri dari tiga bagian; diawali dengan novena kerahiman ilahi; dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi; dan diakhiri dengan adorasi Sakramen Mahakudus.

IMG_9426Pada hari Minggu 6 Maret 2016, Perayaan Ekaristi pembukaan novena Kerahiman Ilahi dipersembahkan oleh Uskup Keuskupan Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, didampingi oleh RD. Mikael Endro Susanto, RD. Andreas Bramantyo, RD. Antonius Garbito Pamboaji, RD Thomas Saidi. Cuaca yang cerah mengawali perayaan agung ini dan dimeriahkan oleh paduan suara dari siswa-siswi SMP Regina Pacis Bogor. Setelah novena di depan Goa Maria, gambar kerahiman ilahi pun diarak menuju kapel yang ada di sebelah Goa Maria dan dilanjutkan dengan perayaan ekaristi. Dalam homilinya Uskup Bogor menyampaikan pengalamannya yang sangat percaya akan kuasa Allah yang penuh kerahiman. Seluruh umat diajak untuk bersama-sama mencintai Yesus dan mengandalkan Yesus dalam hidupnya masing-masing. Katakanlah dalam hati kita semua, ‘Yesus, engkaulah Andalanku’. Dengan keyakinan iman ini, kita akan merasakan betapa Allah sangat Maharahim dan senantiasa hadir dalam hidup kita masing-masing.
Perayaan meriah ini dihadiri sekitar 400 orang yang memenuhi area Goa Maria Bukit Kanada Rangkasbitung. Mereka berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan tentunya umat paroki Rangkasbitung sendiri. Walaupun udara agak terasa panas, namun semangat mereka untuk memuji Allah dan memahami belas kasih Allah tak pernah berkurang sedikitpun. Nampak dalam semangat setiap umat yang terpancar pada wajahnya setelah mengikuti perayaan agung ini.IMG_8961
RD. Andreas Bramantyo, Pastor Paroki St. Maria Tak Bernoda Rangkasbitung, menuturkan “Perayaan Novena Kerahiman Ilahi ini diadakan sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi tahun Kerahiman Ilahi khususnya bagi seluruh umat di Keuskupan Bogor. Saya berharap, melalui perayaan ini seluruh umat yang mengikutinya sungguh mampu merasakan belas kasih Allah yang maharahim dalam hidup sehari-hari”, tutur beliau di sela-sela perbincangan dengan seluruh umat yang hadir dalam perayaan Kerahiman Ilahi ini.
Semoga dengan semangat kerahiman ilahi ini seluruh umat mampu membawa semangat pengampunan dan memancarkan wajah Kerahiman Bapa dalam setiap langkah hidupnya. Kita perlu terus-menerus merenungkan misteri belas kasih Allah. Belas Kasih Allah adalah sumber sukacita, ketentraman dan damai. Kita semua dipanggil untuk dengan lebih sungguh-sungguh menyerap belas kasihan Allah agar kita dapat menjadi tanda yang lebih efektif dari karya Bapa dalam hidup kita. Tuhan Memberkati. (fr. Anggi)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *