Menghidupi Arti Kerendahan Hati
up-56b223e9b77a61420c76b811Bogor – Keuskupan: Bertepatan dengan Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah, Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur merayakan Pesta Perak Tahbisan Presbiteratnya di Gereja BMV Katedral Bogor, Selasa (2/2). Misa syukur yang dimulai pukul 17.00 ini dipimpin oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, dengan konselebran Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin OSC, Pastor Paroki BMV Katedral RD. Dominikus Sav
io Tukiyo, dan RP. Peter Kanisius Aman OFM yang juga merayakan 25 tahun Tahbisan Persbiterat.

IMG_1371Perayaan ini juga dihadiri oleh para Imam Keuskupan Bogor, biarawan-I, frater dan umat Keuskupan Bogor. Homili yang dibawakan oleh Mgr. Antonius mengangkat tema persembahan hidup kepada Allah dengan sukacita. Seperti yang telah dilakukan oleh Mgr. Paskalis dengan mempersembahkan hidupnya untuk kepetingan Allah selama perjalanan Imamat-nya. Mgr. Anton mengungkapkan, bahwa setiap hari Allah selalu mengalirkan kebaikan, baik lewat orang-orang disekitar maupun melalui perjumpaan dengan orang-orang baru. “Karena Allah sudah berkenan mengalirkan kebaikan untuk kita, tentu sudah selayaknya kita juga memberikan yang terbaik untuk Allah. Seperti teladan Maria dan Yosef yang mempersembahkan Yesus anaknya, kita juga bisa mempersembahkan diri kita sendiri,” tutur Uskup Bandung. Persembahan tersebut bisa melalui pelayanan dalam hidup menggereja dan bermasyarakat, agar hidup manusia dapat berguna bagi sesama.

IMG_1279Sebelum berkat Penutup, Bapak Ubertus (Anggota Dewan Pastoral Keuskupan Bogor) menyampaikan kata sambutannya mewakili seluruh umat di Keuskupan Bogor. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada orang tua dari Mgr. Paskalis yang mempersembahkan putranya untuk Gereja. Bapak Ubertus juga menceritakan perjalanan panggilan Mgr. Paskalis hingga menjadi Uskup Bogor. dalam kelakarnya, beliau mengungkapkan ciri khas dari Bapa Uskup, yaitu senyuman dan ‘Selfie’, sehingga beliau begitu sangat dekat di hati umat. Bapak Ubertus juga terkesan akan ungkapan Mgr. Paskalis ketika dalam Perayaan Ekaristi pembukaan Tahun Yubelium Kerahiman Ilahi menyampaikan permintaan maaf telah berbuat salah kepada semua umat serta ajakan kepada para imam untuk meminta maaf dan bermurah hati kepada umat.

DSC_0463Dalam sambutannya Mgr. Paskalis menekankan tiga hal yang selama ini berusaha beliau lakukan selama perjalanan 25 tahun Imamat dan mengisi persembahan dirinya kepada Tuhan, yakni berusaha mencintai umat dengan tulus. Foto ‘selfie’ bersama umat bagi Mgr. Paskalis adalah salah satu cara untuk menyenangkan hati umat. “Jika umat senang, pasti akan membagikan kebahagiaan kepada yang lain”. Hal kedua adalah berusaha memiliki kerendahan hati dan kesederhanaan sesuai dengan teladan Santo Fransiskus Asisi. ”Satu hal yang selalu saya ingat dari teladan Santo Fransiskus dari Asisi, yaitu kerendahan hati. Teringat juga perkataan Santo Bonaventura ‘jangan belajar kesombongan dalam sekolah kerendahan hati’, yang dimaksud dengan sekolah kerendahan hati adalah Gereja dan kehidupan. Oleh karena itu menghidupi arti keredahan hati menjadi hal yang penting,” tuturnya. Hal ketiga: bersukacita dengan bersumber pada motto penggembalannya sebagai Uskup yakni: ‘Magnificat Anima Mea Dominum‘. Bersukacita seperti Bunda Maria yang sederhana dan susah, tetapi dipercaya oleh Tuhan untuk berkarya. Untuk itulah, Bapa Uskup mengungkapkan keinginannya akan selalu mengajak umat untuk bersukacita dalam setiap perjumpaan bersama mereka. Tidak lupa Bapa Uskup mengucapkan terimakasih kepada rekan kerja, para imam, rekan-rekan dari ordo fransiskan, dan secara istimewa kepada seluruh umat di Keuskupan Bogor yang dengan caranya masing-masing telah memberikan cintanya.

Syukuran 25 tahun tahbisan presbiterat ini diakhiri dengan ramah tamah di aula paroki. Para tamu yang hadir dihibur oleh nyanyian para Imam Diosesan Keuskupan Bogor, serta berbagai penampilan dari umat yang hadir. (komsos)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *