Bogor-Keuskupan : Tidak terasa, kita sudah memasuki penghujung tahun 2016. Di Bulan Desember ini, selain perayaan pegantian tahun menuju tahun 2017, ada satu perayaan lagi yang ditunggu – tunggu oleh Umat Kristiani, yaitu Hari Natal. Ya, it’s beginning to look a lot like Christmas! Bagi yang merayakan, kehadiran hiasan Natal ini sangat berarti. Selain menambah semarak suasana karena dihias dengan berbagai cara, ternyata pohon Natal sendiri ini memiliki makna yang sangat dalam. Pohon yang dipilih merupakan pohon cemara karena jenis tanaman ini hijau sepanjang tahun (evergreen).img_5611

Menyambut Hari Raya Natal, Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor ( PusPas ) dihiasi dengan ornamen Natal yang lengkap dengan palungan Yesus. Semua bahan dari ornamen Natal tersebut terbuat dari koran bekas. Bapa Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur memberi kepercayaan kepada Wilayah Maria Magdalena Paroki St. Fransiskus Asisi, Sukasari untuk membuat dekorasi Natal 2016 di Gedung Pusat Pastoral Keuskupan Bogor.

Jika dulu orang pasti membeli ornamen atau hiasan untuk pohon Natal mereka, sekarang seiring dengan perkembangan zaman dan gaya hidup dengan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) makin banyak ide – ide kreatif bermunculan untuk membuat dekorasi Natal dari barang bekas. Menggunakan bahan yang sudah terpakai seperti bohlam, tutup botol dan bubur koran bukan berarti dekorasi Natal ini kemudian menjadi kalah menarik dengan ornamen yang bisa kita beli. Sebaliknya, hasil yang didapat bisa menjadi jauh lebih unik dengan sentuhan personal. Selain bisa dibuat sesuai dengan selera sendiri, menciptakan ornamen hiasan Natal daur ulang sendiri juga mendorong kita untuk lebih kreatif dan jauh lebih hemat, tentunya. ( KOMSOS Keuskupan Bogor )

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *