Resiko Menyuarakan Kebenaran

Renungan Harian 
Jumat, 8 Februari 2019
HR St. Hieronimus Emilianus, St. Yosefina Bhakti, St. Yohanes dari Matha

Bacaan : Ibr 13:1-8, Mrk 6:14-29.

 

Dalam tugas pewartaan, kita mengerti bahwa ketika kita menyampaikan suatu kebenaran hidup, kita harus berani menghadapi resiko. Mereka yang menyuarakan kebenaran mengalami resiko dibenci, dikucilkan, dimarahi bahkan hidupnya dibawah ancaman kematian.

Bagi yang sakit hati, suara kebenaran dapat membangkitkan roh kemarahan atau kehendak kuat untuk balas dendam. Hati dan pikirannya hanya dipenuhi dengan rancangan-rancangan jebakan untuk balas dendam dan membunuh kebenaran.

Sekarang ini sedang ramai tentang hoax, mental korupsi, dll. Seperti Yohanes Pembaptis, kita sebagai orang Kristiani dipanggil untuk berani menyuarakan kebenaran. Pemberitaan tentang suatu kebenaran yang sungguh-sungguh terjadi dalam kehidupan kita dapat membawa akibat buruk bagi hidup kita. Namun demikian, adakah kita berani seperti Yohanes Pemandi yang menyuarakan kebenaran?

Tuhan semoga sepanjang hari ini kamu dimampukan tetap taat dan setia menyuarakan kebenaran dan kebaikan meski itu tidak mudah. Amin

(Penulis : Antonius Purbiatmadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.