Bojonggede-Keuskupan :  14 April 2017, Umat Katolik Katedral Bogor Wilayah Bojong Gede berbondong-bondong ingin mengikuti ibadat Jalan Salib. Kali ini, OMK Bojong Gede di Lahan Gereja St. Faustina, Tonjong, Bojong Gede, (“ lahan” sebutan akrab untuk lahan gereja St. Faustina) mengadakan ibadat jalan salib dalam visualisasi Kisah Sengsara Yesus. OMK telah berlatih 3 bulan lebih untuk mempersiapkan “Tablo”, dan sejak kamis malam OMK melakukan tirakatan selama semalam, atau “dipingit” selama satu hari untuk merenungkan penderitaan Kristus sebelum disalibkan. Permenungan semalam ini merupakan refleksi OMK untuk ambil bagian dalam kisah Sengsara sebelum memerankan pada hari Jumat.

Tidak banyak yang tahu, bahwa OMK yang memerankan Kisah Sengsara harus “dipingit” sebelum tampil. Selama satu malam OMK diajak untuk merenungkan lebih dalam peristiwa penderitaan Kristus. Harapannya adalah OMK agar lebih matang mempersiapkan diri dalam Tablo pada hari Jumat. Kisah Sengsara Kristus dalam visualisasi bukan sekedar visualisasi atau tontonan tentang penderitaan Kristus, lebih jauh dari pandangan tersebut Visualiasi Kisah Sengsara Kristus adalah Ibadat dan kudus. OMK ingin menghadirkan dan mengenangkan Kristus dalam ibadat jalan salib.Oleh karena itulah, OMK melakukan tirakatan sebelum memerankan visualisasi. Visualisasi ini pertama kali diadakan di Lahan, di tanah yang terberkati sebagai calon gereja baru umat wilayah.

Di Lahan inilah umat berkumpul dan mengikuti ibadat jalan salib dengan khidmat. Visualisasi oleh OMK ini sungguh-sunguh mengugah kembali kesadaran sebagai pengikut Kristus. Sejak awal umat diingatkan bahwa visualisasi ini adalah ibadat maka umat mengikuti dengan haru, banyak peristiwa dalam jalan salib tersebut membuat terenyuh setiap hati umat. Mata yang menyaksikan, pikiran yang terpana, dan hati serasa teriris oleh penderitaan yang menyedihkan, bulir-bulir air mata tanpa terasa menetes pada kedua bola mata yang melihat, memandang dan mengagumi betapa Kristus sungguh mengasihi manusia.

OMK wilayah BojongGede Paroki Katedral Bogor, mementaskan figure-figure yang akrab pada kisah sengsara yang dapat ditemukan dalam Kitab Suci.Tokoh-tokoh inti yang mewakili sisi kemanusiaan saat itu menjadi refleksi dalam visualisasi. Tokoh yang menghakimi, mencaci, cucitangan, marah, dengki, semua ada disana yang mewakili karakter manusia yang cenderung berdosa saat ini. Manusia sering kali lebih senang menghakimi ketimbang mengasihi, lebih senang mencaci daripada memuji, lebih senang melarikan diri dari permasalahan ketimbang mempertanggungjawabkan, dan lebih senang orang lain menderita ketimbang membahagiakan yang lainnya.

Semua karakter tokoh diperankan oleh OMK, yang ingin mengingatkan kita kembali bahwa kita pun masih berlaku demikian. Bahkan pengkhianatan dan penganiayaan juga tampak dalam visualisasi itu. Mungkinkah, kita masih akan mengkhianati dan menganiaya Kristus? Dunia saat ini seperti kehilangan cinta kasih dan membutuhkan murid Kristus untuk tampil dalam pentas dunia ini. Masihkah kita akan melarikan diri?

Umat sungguh-sungguh dengan hati yang menyatu dalam penderitaan Kristus saat visualisasi ini berlangsung. Pemeran memerankan dengan apik dan luwes, panitia mempersiapkan dengan baik, semua menyatu dalam visualisasi, bahka niringan music yang mengalun menambah sentuhan umat untuk berbela rasa dengan penderitaan Kristus.“Tuhan Yesus disalib dan wafat karena dosa-dosa kita, karena kita juga sering bertindak sebagai Pilatus, Yudas, prajurit-prajurit, dan orang-orang yang menyakiti hati Yesus. Hari ini kita mengenang kisah sengsara dan wafat Tuhan Yesus dengan harapan kita mau bertobat dan menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Romo Endro.(red BU).

Pujian dan ucapans elamat kepada para pemeran disampaikan oleh RD. Endro sebagai Pastor Vikaris Paroki Katedral.  OMK memerankan visualisasi ini atas inisiatif dan kesadaran sebagai Gereja. Semoga peran ini menjadikan OMK BojongGede semakin besar, dan memanggil pulang OMK lainnya untuk bergabung kembali dalam kegiatan Gereja. Maju Terus OMK Bojong. Kamu muda!! Beranilah berkomunitas, Ajak yang muda bergabung satu dalam OMK. Tuhan Memberkati. (teks & foto :RD Marsel).

 

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on TumblrDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *