Mgr Tri Jangan Lupa Kunjungi Umat Stasi : Pesan Mgr Anton Saat Pimpin Salve Agung

Purwokerto – Komsos Bogor : Ibadat Agung menjelang tahbisan Uskup Purwokerto, Mgr Christophorus Tri Harsono  telah dilangsungkan dengan penuh khidmat dan sakral di Gereja Kristus Raja – Katedral  Purwokerto. Mgr Antonius Subianto (Uskup Bandung) memimpin doa yang dikenal sebagai Salve Agung ini. Puluhan uskup, ratusan imam, biarawan-biarawati dan sejumlah umat memadati ruangan gereja yang menjadi sentral keuskupan yang memiliki tenaga pastoral klerus sebanyak 51 imam Diosesan dan 37 imam religius menurut statistik imam 2018 ini. Rangkaian Salve Agung ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu :

Jajaran para uskup dalam Salve Agung. (Foto : RD David)
  1. Pendarasan doa dan pujian kepada Allah Tri Tunggal. Lantunan doa dan pujian didaraskan dengan penuh indah. Para frater Keuskupan Purwokerto tampil sebagai paduan suara yang memandu seluruh dalam peristiwa  sakral ini.
  2. Pengakuan Iman dan pengucapan janji Uskup TerpilihDihadapan Nuncio Apostolica Mgr Piero Pioppo dan seluruh hadirin, Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai uskup terpilih mengikrarkan pengakuan iman Katolik yang luhur serta mengucapkan komitmen keutamaan yang luhur sebagai uskup. Dalam pengakuan iman ini, seorang uskup menunjukkan ketaatannya pada hirarki gereja, kesetiaanya pada hukum, warisan dan tradisi gereja serta kepercayaannya yang dibangun atas dasar iman para rasul.
    Insignia Uskup Purwokerto yang diberkati dalam Salve Agung
  3. Pemberkatan Insignia dan Tahta Uskup. Insignia adalah seluruh kelengkapan yang akan digunakan oleh seorang uskup yaitu jubah uskup, solideo, mitra, salib pectoral, tongkat uskup dan cincin. Mgr Anton memberkati seluruh kelengkapan tersebut beserta juga memberkati kursi uskup yang melambangkan tahta seorang uskup.
Suasana Salve Agung di Gereja Kristus Raja Katedral Purwokerto

Dalam homili yang dibawakan dengan segar dan menarik, Mgr Anton menyampaikan pesan kepada Mgr Tri yang hampir disebutnya sebagai Pak Raden tetapi batal menyebutkannya karena beliau sudah mencukur kumisnya “Jangan lupa kunjungi umat-umat di stasi”, papar beliau. “Blusukan” seorang uskup memang menjadi sebuah harapan dan kerinduan segenap umat Keuskupan Purwokerto yang juga menjadi harapan dari Mgr Sunarka (uskup sebelumnya) bagi Mgr Tri. Menutup homilinya, Mgr Anton berdoa agar Mgr Tri Harsono mampu menjadi gembala utama yang bersinarkan kesucian dan berhiaskan kemuliaan, membimbing dan mencintai Gerejanya, serta mengantar semua orang kepada Allah. Rangkain Salve Agung yang dimulai Pkl. 18.00 ini pun berakhir Pkl. 19.00 dengan lancar, aman dan tertib berkat penjagaan para petugas keamanan di sekitar gereja. Hari ini, Rabu 16 Oktober 2018, upacara Tahbisan Uskup akan dilangsungkan Pkl. 15.00 di Grha Widyatama Universitas Soedirman Purwokerto. Mari kita doakan agar semua berjalan baik, lancar, indah dan penuh berkat. Amin. Berkah Dalem (RD. David)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.