Covid-19: Paus Fransiskus Mendaraskan Doa kepada Perawan Maria untuk Perlindungan

Artikel ini merupakan terjemahan dari tulisan berjudul Covid-19: Pope offers prayer to Virgin Mary for protection.


Paus Fransiskus mendaraskan doa kepada Santa Perawan Maria pada Rabu (11/3) siang, dalam sebuah video pesan untuk menandai hari doa dan puasa di Keuskupan Roma bagi darurat virus corona.

Video tersebut disiarkan pada pembukaan dari Misa yang dirayakan oleh Kardinal Angelo De Donatis, vikaris Keuskupan Roma, di Santuario della Madonna del Divino Amore (Sanctuary of Our Lady of Divine Love) di dekat kota Roma.

Matteo Bruni, Direktur dari Kantor Berita Takhta Suci, pada hari Selasa (10/3) mengatakan bahwa Paus ingin mempercayakan kota Roma, seluruh Italia, dan “seluruh dunia ke dalam perlindungan Bunda Allah, sebagai tanda keselamatan dan pengharapan,” selama darurat virus corona.

Teguh dalam iman

Dalam doanya, Paus Fransiskus menyebut Bunda Maria sebagai “Salute dei malati (Kesehatan Orang-orang Sakit)” dan “Salvezza del popolo romano (Keselamatan Bangsa Roma)”, dan merujuk pula pada bagaimana Bunda Maria berpegang teguh pada imannya ketika ia berdiri di dekat Salib, menemani Yesus yang menghadapi sengsara-Nya.

“Engkau, Keselamatan Bangsa Roma, tahu apa yang kami butuhkan, dan kami percaya bahwa engkau akan memenuhinya – seperti di Kana, Galilea – sukacita dan pesta dapat terjadi kembali setelah masa pencobaan ini.”

Paus juga berkata bahwa kita mencari pertolongan di bawah perlindungan Bunda Maria, sebab kita tahu bahwa ia akan membantu kita “menyelaraskan diri kita dengan kehendak Bapa”.

Teladan dari sejarah

Pilihan untuk merayakan Misa hari Rabu di Divine Love Sanctuary memiliki nilai sejarah yang signifikan.

Pada Juni 1944, Paus Pius XII pergi berdoa di depan patung Bunda Maria. Ia memohon keselamatan bagi kota Roma tatkala tentara Nazi mundur dari Italia dalam Perang Dunia II.

Sekarang, lebih dari 75 tahun kemudian, Paus Fransiskus meminta Santa Perawan Maria untuk mendampingi dunia dalam saat-saat krisis ini.

Terjemahan Bahasa Indonesia dari doa Paus Fransiskus tersebut adalah sebagai berikut:

Ya Maria, engkau terus menerangi langkah kami
sebagai tanda keselamatan dan pengharapan.
Kami berharap kepadamu, Kesehatan Orang-orang Sakit,

engkau yang berdiri di kaki Salib, turut serta dalam penderitaan Yesus, dengan iman yang teguh.

Engkau, Keselamatan Bangsa Roma,
tahu apa yang kami butuhkan,
dan kami yakin engkau akan menyediakannya,
karena seperti di Kana – Galilea,
semoga sukacita dan keriaan dapat terjadi kembali setelah masa pencobaan ini.


Bantulah kami, Bunda Cinta Kasih Ilahi,
untuk menyelaraskan diri kami dengan kehendak Bapa,
dan melaksanakan apa yang dikatakan Yesus kepada kami,
sebab derita dan duka kami telah ditanggung-Nya,

untuk membawa kami, melalui Salib,
pada sukacita dari Kebangkitan. Amin.

Kami berlindung padamu, ya Bunda Allah yang kudus.
Janganlah mengabaikan permohonan kami yang sedang di dalam pencobaan – dan
bebaskanlah kami selalu dari segala mara bahaya, ya Perawan mulia yang terpuji.


[Mentari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.