Fitur Baru SIFORMAT Siap Kembangkan Database Umat

Bogor – Keuskupan : Minggu (23/9/2018), Tim MSI Keuskupan Bogor kembali mengundang Tim MSI dari 22 paroki dan 1 kuasi untuk bertemu di Gedung Pusat Pastoral Lantai 4. Rangkaian acara diawali dengan doa pembuka oleh RD Yustinus Monang Damanik selaku Sekretaris Keuskupan pada pukul 11.00 wib, yang lalu dilanjutkan dengan presentasi oleh Melling Situmorang selaku MSI Developer. Mengawali presentasinya, Pak Melling menyampaikan bahwa tujuan diadakannya pertemuan ini yaitu untuk menyamakan persepsi dan pemahaman supaya proses pelaksanaan SIFORMAT dapat berjalan dengan baik, efisien dan efektif. 

Peserta Temu TIM MSI berfoto bersama. Foto : Dok. Pribadi

Selanjutnya Pak Melling mempresentasikan kilas balik dari adanya SIFORMAT yang telah berjalan selama 2 tahun, yaitu adanya keinginan Mgr. Paskalis Bruno Syukur selaku Uskup Bogor untuk memiliki suatu database bagi seluruh umat katolik di Keuskupan Bogor. Keinginan ini pun diwujudkan pada bulan Februari 2016 dengan penetapan SIFORMAT sebagai sistem Kartu Keluarga Katolik (K3) di seluruh paroki di Keuskupan Bogor, juga dilaksanakannya launching SIFORMAT 4.0. Setelah itu segera dilaksanakan roadshow dan training Tim MSI Keuskupan ke 22 paroki dan 1 kuasi selama bulan Mei 2016-Agustus 2017. Sejak itu SIFORMAT terus di upgrade  oleh Tim MSI Keuskupan Bogor untuk dapat memenuhi kebutuhan data bagi umat. Meskipun pada awalnya terdapat nada-nada sumbang dan pesimis bahwa SIFORMAT dapat berjalan, namun ternyata SIFORMAT dapat berjalan dengan baik hingga saat ini. Bahkan dalam Forum Temu Imam pada bulan Agustus 2018 yang lalu di Sukabumi, Mgr. Paskalis mengapresiasi SIFORMAT yang dapat tetap berjalan dengan baik. Sedangkan untuk Regio Jawa, baru ada 3 Keuskupan yang memiliki database yaitu Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Bogor dan Keuskupan Bandung. Hal ini tentu membanggakan, mengingat bahwa database sangat dibutuhkan tidak hanya bagi umat, paroki dan keuskupan namun juga Universitas Atmajaya-Jakarta dan Vatikan. Memang Keuskupan Bogor rutin mengirimkan data umat ke Universitas Atmajaya-Jakarta dan Vatikan melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta, setiap tahun. 

Para peserta serius menyimak penjelasan aplikasi SIFORMAT. Foto : Dok. Pribadi

Dalam pertemuan kali ini, Pak Melling juga memaparkan beberapa fitur baru yang terdapat dalam SIFORMAT 5.5 sebagai pendelegasian tugas ke Tim MSI Paroki untuk mempercepat proses pengerjaan SIFORMAT. Diantaranya adalah fitur hapus akun SIFORMAT sehingga apabila ada pergantian pengurus lingkungan maka Tim MSI Paroki berhak untuk menghapus akun SIFORMAT dari pengurus lingkungan yang lama. Selain itu blanko (100 gram) dengan logo Keuskupan Bogor untuk mencetak Kartu Keluarga Katolik pun telah dibagikan per dekanat dengan warna yang berbeda. Dekanat Utara dengan warna hijau muda, Dekanat Barat dengan warna biru muda, Dekanat Tengah dengan warna putih dan Dekanat Selatan dengan warna merah muda. Apabila blanko tersebut habis, maka Tim MSI dapat mengajukan pengadaan blanko pada Tim MSI Keuskupan. 

Lalu pada bulan November 2018 mendatang akan ada upgrade dari SIFORMAT 5.5 menjadi SIFORMAT 6.0 dengan penambahan fitur-fitur baru lagi.Mengakhiri pemaparannya, Pak Melling mengharapkan bahwa pada bulan Desember 2019 mendatang seluruh proses SIFORMAT telah selesai supaya database yang terdapat dalam SIFORMAT dapat diajukan sebagai laporan tahunan ke KWI. Usai pemaparan, Pak Melling membuka sesi tanya jawab bagi Tim MSI Paroki yang menghadapi berbagai kendala saat melakukan proses input data umat ke dalam SIFORMAT. Setelah sesi tanya jawab, Tim MSI Keuskupan dan Paroki makan siang dan foto bersama. Lalu ditutup dengan doa dan berkat oleh Romo Monang.

Semoga proses SIFORMAT oleh Tim MSI Keuskupan dan Paroki serta pengurus lingkungan dan umat dapat berjalan dengan baik dan lancar serta cepat selesai supaya diperoleh database yang akurat dan informatif. (Annette)

Berikan komentar Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: