Generasi Milenial “Ke Dalam Tanganmu, Kuserahkan Negeriku”

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Prof Richardus Eko Indrajit dalam Seminar Nasional “Memperkokoh NKRI Melalui Media Digital”. Generasi milenial menjadi sorotan. Kelompok yang lahir antara tahun 1980-2000 ini digadang-gadang menjadi generasi emas yang memegang kunci kesuksesan bangsa (dan gereja) di masa depan. PKSN KWI 2019 di Makassar memberikan perhatian khusus dalam memberikan edukasi dan literasi bagi generasi yang akrab dengan dunia digital ini.

Prof Richardus Eko Indrajit menyampaikan paparan “Generasi Milenial Menuju Komunitas Insani Dalam Era Transformasi Digital” dalam PKSN KWI di Makassar (senin, 27/05/2019). (Foto : Samuel)

Makassar – keuskupanbogor.org : Transisi komunikasi yang terjadi saat ini mengharuskan orang untuk cepat beradaptasi. Piawai menggunakan gawai bukan jaminan pandai dalam penyampaian. Komunikasi virtual lebih kuat terjadi dibanding komunikasi tatap muka. “Relasi yang terbangun saat ini beralih dari komunikasi hati menjadi komunikasi asumsi,” ungkap Prof Eko Indrajit dalam mencermati fenomena transformasi digital saat ini.

Hasil survey dalam seminar bersama Prof Richardus Eko Indrajit dalam PKSN KWI 2019 di Makassar.

Agar umat lebih cermat membaca tanda-tanda zaman, terlebih saat memasuki era Revolusi Industri 4.0 ini, Pekan Komunikasi Sosial Nasional KWI 2019 yang digelar di Makassar kembali memberikan perhatian khusus bagi generasi milenial. Seminar-seminar dari para narasumber seperti Dra Rosarita Niken Widiastuti (Sekjen Kemkominfo), Trias Kuncahyo, Dr Eusabius Binsasi, Drs Selamatta Sembiring mengajak para generasi milenial untuk cermat dan bijak bermedia.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang produktif – gunakan konsep RI 4.0 untuk membangun bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan. Allah hadir di mana pun, termasuk dalam media sosial”, tutur Prof Eko Indrajit.

Lisa A Riyanto (juri lomba gambar dan mewarnai) berfoto bersama salah seorang peserta dalam PKSN KWI hari kedua di Aula Asisi, Gereja St Fransiskus Asisi, Makassar. (Foto : RD David)
Lomba debat dalam PKSN KWI 2019 di Makassar (Foto : RD David)

Pada hari kedua PKSN KWI (Selasa, 28/05/2019), kegiatan yang menyasar pada generasi milenial dan generasi Z pun dikemas sedemikian rupa untuk menstimulasi mereka agar semakin cermat dan bijak hidup dalam dunia yang dipenuhi interaksi via gawai. Anak TK diajak dalam lomba mewarnai, anak SD lomba menggambar dengan tema “Gadget dan Keluargaku”.

Sementara itu, anak-anak SMA mengikuti lomba debat dengan topik utama “Gaul di Media Sosial – Hoax dan HAM.” Seluruh kegiatan ini tentunya masih dalam tema utama PKSN KWI 2019 yang didasarkan pada Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia 2019: “Kita Adalah Sesama Anggota (Ef 4:25) – Berawal Dari Komunitas Jejaring Sosial Menuju Komunitas Insani.”

Masa depan gereja dan bangsa ada pada generasi milenial yang sehat, produktif, kreatif , nasionalis dan beriman.

RD David

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.