Kunjungan Sahabat Lapas ke Rutan Cilodong: Mengedepankan Kepentingan Allah

Dalam hidup ini, kita seringkali memandang sesuatu tidak secara utuh. Dengan tidak memandang secara utuh, maka kita pun tidak dapat memahami secara utuh.

Depok–keuskupanbogor.org: Rangkaian kalimat diatas merupakan kalimat pembuka dari RD Robertus Arie Prijanto saat memimpin Perayaan Ekaristi dalam kunjungan kasih dan pelayanan oleh Pengurus Sahabat Lapas dan Legio Mariae Paroki Keluarga Kudus Cibinong ke Rutan Kelas IIB, Cilodong, Depok. Kunjungan ini diadakan pada Selasa, 12 Februari 2019. Sebelum memulai Perayaan Ekaristi, para warga binaan diajak untuk melantunkan puji-pujian. Pada pukul 10.00, Perayaan Ekaristi pun dimulai.

Romo Ari mempersembahkan Misa di Lapas. (Foto : istimewa)

Dalam homilinya yang mengacu pada Bacaan Injil Markus 7:1-13, Romo Arie, demikian beliau biasa disapa, mengajak umat untuk senantiasa mengedepankan kepentingan Allah di atas adat istiadat yang berlaku di masyarakat. Dengan senantiasa mengedepankan kepentingan Allah, maka kita pun akan semakin dekat dengan Allah. Janganlah kita berlaku seperti orang-orang Farisi yang hanya menjunjung adat istiadat dan tidak melihat lebih dalam makna dari sabda Allah.

Romo Ari memberi berkat pada warga binaan. (Foto : istimewa)

Romo Arie pun mengilustrasikan para warga binaan sebagai orang-orang yang tidak membasuh tangan sebelum makan, sehingga mengakibatkan mereka menjadi “sakit” dan harus berada untuk sementara waktu di rutan. Namun, hendaknya para warga binaan dapat memanfaatkan waktu di rutan dengan sebaik-baiknya untuk semakin dekat dengan Allah. Mengakhiri homilinya, Romo Arie mengajak umat dan para warga binaan untuk senantiasa berpengharapan. Pengharapan menunjukkan bahwa kita beriman dan hal-hal baik akan datang pada kita.

 

Usai Perayaan Ekaristi, para warga binaan diberi kesempatan untuk bersaksi dan melantunkan puji-pujian, yang lalu dilanjutkan dengan makan siang bersama. Foto bersama pun menutup acara kunjungan kasih dan pelayanan pada hari itu di Gereja Oikumene “Anugerah”, Rutan Kelas IIB, Cilodong, Depok.

Semoga kita senantiasa berpengharapan dan tidak menyerah apalagi putus asa walau menghadapi berbagai permasalahan dan kesulitan dalam hidup.

(Stephanie Annette Siagian/Pengurus Sahabat Lapas dan Komsos Keuskupan Bogor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.