Mgr Paskalis Ajak Anak Bangga Jadi Katolik Dalam Semangat Nasionalisme : Misa Awal Tahun Ajaran (MATA)

Depok – keuskupanbogor.org : Setidaknya ada tiga paroki yang melaksanakan Misa bagi pelajar dalam pembukaan tahun ajaran baru ini. Paroki Keluarga Kudus Cibinong (11/09), Paroki Santo Thomas Kelapadua (5/9) dan Paroki Kristus Raja Serang dan mungkin juga paroki-paroki lainnya.

Bapa Uskup, Mgr Paskalis, kemarin (11/08) memimpin Misa bagi 1500 pelajar dan para guru di Paroki Keluarga Kudus, Cibinong. Mereka berasal bukan hanya dari Paroki Cibinong tetapi juga dari paroki-paroki terdekat seperti Paroki St. Andreas -Sukaraja, Paroki St. Thomas Kelapadua, Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu, Stasi St. Vincensius Gunung Puteri, dan lain-lain.

Kegembiraan Misa Awal Tahun Ajaran bersama Bapa Uskup Mgr Paskalis dan Romo Yatno. (Foto : Romo Yatno)

Misa Awal Tahun Ajaran (MATA) menjadi salah satu program rutin yang dilaksanakan Paroki Keluarga Kudus Cibinong dengan sasarannya yaitu anak katolik yang sekolah di lembaga pendidikan negeri maupun swasta non-katolik.

“Jadilah anak yang baik maka Tuhan akan mengabulkan permohonanmu”, pesan Bapa Uskup dalam homilinya. Mgr Paskalis mengimbau agar anak-anak Katolik selalu bangga menjadi orang Katolik. Semangat kebangsaanpun digelorakan kepada anak-anak. “Anak Indonesia Cerdas Berkualitas Berani Berjuang Demi Janji Tuhan” menjadi tema Misa yang dihadiri peserta didik dengan menggunakan seragam sekolahnya kemarin di Cibinong.

“Bangga jadi anak Katolik dan bangga jadi anak Indonesia”, Misa Awal Tahun Ajaran di Paroki Keluarga Kudus Cibinong (Minggu, 11/8/2019). (Foto : Romo Yatno)

Romo Yatno (Pastor Paroki Keluarga Kudus Cibinong) senantiasa memberikan semangat dan dorongan pada para penggerak dunia pendidikan. Turut merayakan Misa sebagai konselebran, Romo Yatno mengajak para pelajar bernyanyi “Guru Tersayang” sebagai ungkapan syukur dan terima kasih kepada para guru. Lirik dan suara nyanyian anak-anak pun menciptakan suasana haru.

Guruku tersayang…Guru tercinta..tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis…Mengerti banyak hal…Guruku terimakasihku
Nyatanya diriku….Kadang buatmu marah…
Namun segala maaf…Kau berikan

Lirik Lagu “Guru Tersayang”

Wulan (Paroki Santo Andreas – Sukaraja) yang turut hadir mengantar anak-anak ikut misa di Cibinong merasa gembira dan bersemangat. “Saya senang melihat anak-anak bersemangat misa bersama dalam tahun ajaran baru ini. Mereka kibar-kibarkan bendera yang dibagikan panitia dengan penuh antusias”, tuturnya saat dihubungi via wa.

Suasana dan semangat anak-anak pun hadir ketika Misa pembukaan tahun ajaran baru dilangsungkan di Gereja St. Thomas pada senin lalu (5/9). Para orang tua siswa pun diajak serta dalam Misa yang dimulai pada Pkl.18.00 ini. Romo David yang memimpin misa tersebut mengajak anak-anak untuk memulai kembali masa sekolah dengan semangat. Diakhir Misa, anak-anak diajak untuk memberikan pelukan pada para orang tua mereka dan pada para guru sebagai tanda syukur dan terima kasih.

Misa awal tahun ajaran baru di Paroki Santo Thomas (Senin, 5/8/2019). (Foto : Rani)

Pendidikan iman dan pendampingan bagi anak Katolik yang sekolah di negeri dan swasta non katolik tengah menjadi perhatian khusus Keuskupan Bogor. Setidaknya pada tiga bulan terakhir ini tercatat telah dilaksanakan kegiatan temu para pelajar katolik yang sekolah di negeri dan swasta non katolik bersama para pendidiknya di Pusat Pastoral Keuskupan Bogor.

Dalam agenda keuskupan selanjutnya akan diadakan pertemuan seluruh imam bersama dengan para pegiat pendidikan secara khusus bagi anak-anak Katolik yang sekolah di negeri dan swasta non-katolik pada 27 Agustus 2019 nanti di Pusat Pastoral Keuskupan Bogor.

(RD David)

Berikan komentar Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: