Mgr Paskalis : Anak Katolik Sekolah Di Luar Pendidikan Katolik Harus Tetap Katolik

Bogor – keuskupanbogor.org : Pendidikan menjadi salah satu tema bahasan Sinode II Keuskupan Bogor sekaligus juga salah satu elemen prioritas road map 2016-2020 Keuskupan Bogor. Gereja menghimbau agar pendidikan mengarahkan seorang pribadi menuju kekudusan. Sekolah oleh karenanya sangat diharapkan membantu seseorang menjadi manusia yang mengasihi Tuhan dan sesamanya, memperkaya masyarakat dengan ragi Injil dan kelak menjadi warga Kerajaan Surga (Road Map Keuskupan Bogor).

Penampilan anak-anak dari Paroki Santo Matheus pada Perayaan Syukur Hardiknas & Paskah bersama Insan Pendidikan Katolik di Puspas Keuskupan Bogor, 4 Mei 2019. (Foto : Istimewa)

Gairah pastoral pendidikan digemakan oleh Komisi Pendidikan, secara khusus pada hari sabtu yang lalu (4/05/2019), insan pendidikan dan murid-murid Katolik yang sekolah di luar sekolah katolik diundang untuk merayakan Misa Syukur dan Paskah Bersama. Acara yang berlangsung dari Pkl. 09.00 ini berlangsung dengan penuh sukacita. Berbagai tampilan yang menunjukkan bakat dan prestasi anak-anak yang sekolah di luar sekolah katolik mulai dari drama musikal, berbagai tarian daerah, pencak silat, puisi hingga nyanyian berhasil menyemarakkan acara ini.

Mgr Paskalis ditengah anak-anak dan insan pendidikan katolik dari salah satu paroki berfoto bersama. Pendampingan anak Katolik yang bersekolah di sekolah non Katolik harus menjadi perhatian gereja. (Foto : istimewa)

Mgr Paskalis menyambut gembira dan mengapresiasi kegiatan ini. Beliau berpesan kepada anak-anak agar mereka tetap bangga dan tetap menjadi Katolik. ” Jadilah orang katolik seperti bunga, yang membawa keindahan bagi orang lain, dengan mencintai dan mengasihi orang lain walaupun berbeda. Maka dengan demikian anak-anak yang bersekolah di sekolah non-katolik sungguh-sungguh menjadi utusan gereja”, jelasnya. “Kalian adalah utusan Bapa Uskup dimanapun kalian bersekolah. Maka jadilah duta-duta gereja katolik, duta Bapa Uskup”, tambahnya.

RD Robertus Untung Hatmoko (Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Bogor). (Foto : Rani)

Pendampingan terhadap anak-anak katolik yang sekolah di luar sekolah katolik hendaknya menjadi perhatian penting Gereja. RD Robertus Untung Hatmoko (Ketua Komisi Pendidikan) menjadikan moment ini sebagai perkenalan dan pemaparan program kerja Komisi Pendidikan Keuskupan Bogor. Hadir pula dalam kegiatan ini sejumlah imam RD Yustinus Monang Damanik, RD Antonius Garbito Pamboaji, RD Aloysius Tri Harjono, RD Pramudiyanto. Acara yang diketuai oleh Fr Alexander Editya juga memberikan apresiasi penghargaan kepada siswa dan siswi yang berperestasi baik di tinggal nasional dan internasional, tingkat provinsi, tingkat kota/kabupaten maupun tingkat sekolah/paroki.

Jurnalis : Aurelia
Editor : RD David

Berikan komentar Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: