Paroki BMV Katedral Keuskupan Bogor Raih Juara 1 INMI Awards

Untuk ketujuh kalinya bertepatan dengan Hari Komunikasi Sosial (Komsos) Sedunia ke-52 Komisi Komsos Keuskupan Agung Jakarta sukses menggelar Inter Mirifica (INMI) Awards, Minggu (13/5) malam. Anugerah bergengsi insan pers Gereja Katolik Indonesia ini diikuti oleh berbagai paroki, dekanat, dan keuskupan di pulau Jawa termasuk Paroki BMV Katedral Keuskupan Bogor. Tahun ini malam anugerah INMI Awards bersama Hidup Awards digelar di Aula Gereja Katedral Jakarta Jl. Katedral No.7B, Ps. Baru, Sawah Besar Jakarta Pusat.

Ratusan pegiat Komsos hadir, berkumpul bersama menyaksikan pengumuman pemenang dari berbagai nominasi baik dimedia cetak ataupun daring. Paroki BMV Katedral Bogor sendiri masuk dalam 5 kategori yakni nominasi penyajian informasi terlengkap website paroki terbaik, nominasi renungan website paroki terbaik melalui tulisan “Tanpa Salib Tidak Ada Kebangkitan”, nominasi feature website paroki terbaik melalui tulisan “Setiap Kali Nonton Passion of The Christ Air Mata Selalu Menitik”, nominasi berita website paroki terbaik melalui tulisan “Mgr. Paskalis: Menjadi Manusia Paskah yang Indonesia”, dan nominasi website paroki best of the best INMI Awards 2018.

Dari kelima nominasi tersebut website Paroki BMV Katedral Bogor meraih juara 1 untuk nominasi berita website paroki terbaik 2018 melalui tulisan “Mgr. Paskalis: Menjadi Manusia Paskah yang Indonesia”, serta menjadi pemenang website best of the best INMI Awards 2018.

Tidak pernah terpikirkan dapat meraih penghargaan bergengsi seperti ini. Namun, kami percaya penghargaan ini akan menjadi pacuan untuk kita semua agar terus mengembangkan media parokinya melalui jurnalisme perdamaian,” ungkap Perwakilan Komsos Paroki BMV Katedral Bogor Aloisius Johnsis saat menerima piala website best of the best INMI Awards 2018.

Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Suharyo mengimbau para pegiat komsos untuk terus membawa konsep jurnalisme perdamaian dan jurnalisme kejujuran dalam media parokinya masing-masing. “Berita palsu atau hoax sungguh mencederai kemanusiaan. Sebuah kebohongan nantinya akan menjadi kebohongan yang lebih besar bahkan kekerasan. Kita mengecam semua bentuk intoleransi, maka media paroki harus membawa jurnalisme perdamaian dan jurnalisme kejujuran di dalam setiap tugas jurnalistik,” pungkasnya.

Proficiat Seluruh Komsos Keuskupan Bogor! Kemenangan ini, untuk semua.

(Komsos BMV Katedral)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *