Paroki Sukabumi Rayakan Pesta Nama dan Pembukaan Sinode

Sukabumi-keuskupanbogor.org: Paroki St. Joseph Sukabumi merayakan Pesta Nama Santo Yusuf sekaligus pembukaan Sinode II Keuskupan Bogor dalam Misa Syukur pada Selasa, 19 Maret 2019. Misa yang dimulai pukul 17.30 ini dipimpin oleh RD. Yustinus Dwi Karyanto sebagai Selebran Utama yang didampingi oleh RD. Augustinus Hardono, RD. Christophorus Lamen Sani, dan RD. Ignatius Irwan Sinurat sebagai Konselebran. Perayaan terlihat meriah dalam kesederhanaan. Sungguh indah.

RD. Dono membacakan Injil Matius 1: 18 – 25 yang berkisah tentang Santo Yosep saat diminta untuk menikahi tunangannya Maria yang mengandung dari Roh Kudus, sementara homili dibawakan oleh RD. Dwi.

Umat menandatangani papan komitmen bersama untuk sinode. (Foto: Komsos Sukabumi)
Mekar dan berbuah

Dalam homilinya, RD. Dwi menyampaikan bahwa kita patut bangga karena paroki ini memasuki usia 130 tahun. Kita bangga karena paroki ini telah mengalami tiga zaman, yaitu zaman penjajahan Belanda, zaman penjajahan Jepang, dan zaman kemerdekaan. Untuk itu, kita diajak untuk “mekar”. Mekar artinya iman yang bertumbuh dan berkembang menjadi sungguh-sungguh dewasa.

Selain mekar, kita juga diajak untuk “berbuah”. Berbuah maksudnya adalah iman yang menghasilkan manusia-manusia yang penuh sukacita, injili dan misioner. Di akhir homili, RD. Dwi meminta RD. Dono untuk bernyanyi dan RD. Christo untuk membacakan sebuah puisi.

Sebelum berkat penutup, Antonius Wiryono selaku Ketua Tim Pelaksana Sinode 2019 di Paroki Sukabumi menyampaikan sambutan. Ia memaparkan bahwa hari itu adalah pembukaan Sinode II tingkat Paroki Sukabumi. Ia juga menjelaskan mengenai 3 tahap Sinode II Keuskupan Bogor, yaitu:

  1. Pelaksanaan tingkat Paroki (Maret-Juli 2019)
  2. Pelaksanaan tingkat Dekanat (Agustus-Oktober 2019)
  3. Tingkat Keuskupan (November-Desember 2019)

Untuk paroki Sukabumi, sinode akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2019. Sebelumnya, akan diadakan pembekalan pra-Sinode, yaitu:

  1. Untuk seluruh pengurus wilayah, lingkungan, dan rukun (3 April 2019)
  2. Untuk pengurus DPP/DKP, biarawati, dan pengurus Organisasi-organisasi di paroki (1 Mei 2019)
Para imam membubuhkan tanda tangan sebagai simbol komitmen untuk sinode. (Foto: Komsos Sukabumi)
Menggemakan sinode

Tema Sinode II Keuskupan Bogor disampaikan oleh pak Antonius Wiryono dalam sambutannya, yaitu “Sukacita sebagai Communio yang Injili, Peduli, Cinta Alam dan Misioner”. Ia juga menjelaskan makna sinode, yaitu perayaan sukacita dan perjumpaan umat beriman. Perjumpaan ini bertujuan untuk menyemangati, menguatkan, dan memperbaharui (menajamkan) inisiatif reksa pastoral.

Antonius menyampaikan bahwa Bapa Uskup mengajak kita untuk merefleksikan perjalanan bersama hidup beriman kita kepada Allah dalam paroki kita. Bersama-sama, kita merefleksikan segala kekurangan untuk kemajuan paroki dan keuskupan. Adapun semangat Sinode yang perlu disemangati oleh peserta sinode adalah semangat injili (In Verbo Tuo), sukacita, dan sederhana demi keutuhan (Omnes in Unitatem).

Pada akhir sambutan, Antonius mengajak umat untuk terlibat secara aktif. “Mari kita gemakan sinode ini mulai dari tingkat rukun, lingkungan, dan wilayah dengan mulai membaca, memahami buku umat, dan melakukan diskusi-diskusi bersama umat,” ujarnya.

Sebagai simbol dimulainya sinode, umat diajak menandatangani papan komitmen bersama setelah berkat penutup. Selain itu, umat juga menyanyikan lagu tema sinode 2019 “Walking Together”. Acara ditutup dengan ramah tamah dan nonton bareng film tentang Santo Yusuf. (Kristina Sirait/Komsos St. Joseph Sukabumi)

Berikan komentar Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: