Pemimpin Berhikmat : Bina Rohani Mabesad

Jakarta – keuskupanbogor.org: Berdasarkan Surat Edaran No SE/79/IV/2019 terkait kegiatan pelaksanaan pembinaan rohani dan mental bulanan dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2019 di Mabesad, rabu (10/04/2019) dilangsungkan kegiatan rohani seluruh agama. Islam melaksanakan kegiatan rohani di Mesjid At-Taqwa Mabesad dengan penceramah DR. H. M. Syafii Antonio, M.EC, Katolik dan Protestan di Ruang Oikumene bersama RD. David dan Hindu di Ruang Ibadah Hindu bersama Pandita Letkol Caj. Drs. I Ketut Kencana. M. SI.H.

Pelaksanaan Bina Rohani dan Mental Mabesad (Rabu,10/04/2019)

Dalam kegiatan rutin bulanan pelaksanaan rohani dan mental ini yang biasanya dilangsungkan setiap tanggal tujuh belas, para anggota diberikan pembinaan rohani yang cukup sebagai bekal kelengkapan pelaksanaan tugas dan tunggung jawab sebagai orang beriman dan sebagai abdi negara. Dalam kegiatan rohani bagi Katolik dan Protestan, Romo David mengajak merenungkan kepemimpinan berhikmat dari keteladanan Yesus dalam kisah pengadilan wanita berzina (Yohanes 8:1-11). “Pemimpin yang berhikmat adalah pemimpin yang punya ikatan kuat dengan Allah. Ia akan memimpin dalam ketenangan, mampu kendalikan emosi dan tidak terpancing desakan, sadar waktu dan tempat, serta melihat orang yang bersalah tidak dalam penghakiman masal tetapi diberi kesempatan berubah”.

Suasana kegiatan rohani di Mabesad (Rabu, 10/04/2019)

“Yesus tampil sebagai tokoh yang melihat kesalahan seseorang bukan untuk mempermalukan tetapi mengangkat orang bersalah dengan penuh kesabaran. Hendaknya agama itu tampil memberikan kesejukan dan pengampunan, bukan untuk membawa kebencian dan perpecahan”, tutur Romo David. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan doa untuk persiapan pesta demokrasi dan Paskah 2019. Para peserta yang hadir sekurangnya 15 orang terdiri dari anggota TNI maupun PNS. Kegiatan rohani ini ditutup Pkl. 13.00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.