“Penggerak Yang Berani Bergerak” MICIN 2018 ( Moving In Christ In Nation 2018 )

Kahuripan-Keuskupan :  Masih ingatkah kalian dengan Indonesian Youth Day dan Asian Youth Day yang pernah diselenggarakan di Indonesia? Para Orang Muda Katolik (OMK) yang menamai mereka sebagai alumni IYD dan AYD menyelenggarakan “reuni” yang diadakan di Sekolah Marsudirini, Telaga Kahuripan, Bogor (27-28/1). Mereka menamakan MICIN 2018 (Moving In Christ In Nation 2018). Acara ini diikuti oleh teman-teman OMK Keuskupan Bogor yang pernah maupun tidak pernah mengikuti IYD & AYD.

Acara ini diselenggarakan guna meningkatkan kedekatan emosional antar OMK Keuskupan Bogor, sekaligus membekali teman-teman yang hadir untuk menjadi seorang “PENGGERAK YANG BERANI BERGERAK”. Rangkaian kegiatan acara ini terdiri dari:

  1. Sesi “Penggerak yang Bergerak” (dibawakan oleh Romo Hits nya Orang Muda, Romo Harry KOMKEP KWI)
  2. Sesi “Kebangsaan” (dibawakan oleh Bang Raymond – anggota tim dari Romo Harry, KOMKEP KWI)
  3. Worship Night (dibawakan oleh teman-teman Worshippers yang keren banget dari OMK Sukasari beserta tim pendoanya yang dengan sepenuh hati mendoakan teman-teman yang hadir yang membutuhkan dukungan secara moril)
  4. Misa Mingguan yang dipimpin oleh RD. Jeremias Uskono,
  5. Tidak ketinggalan pastinya ada bonding games bermakna yang dibawakan oleh Bapak Riyanto, dan
  6. Evaluasi bersama mengenai jalannya kegiatan, dan harapan teman-teman OMK kedepannya dalam berproses menjadi seorang penggerak.

Salah satu pesan yang paling berkesan dalam acara ini adalah “…dalam berproses menjadi seorang penggerak OMK, janganlah kamu menjadi seperti kodok; yang kerjaannya hanya menjejak, menyibak, dan menjilat orang lain untuk maju demi kepentingan diri sendiri.”

Akhir kata, teman-teman panitia MICIN 2018 mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak (pembimbing, peserta, donatur, pengisi acara, dan seluruh partisipan) yang membantu panitia dalam mewujudkan acara ini sehingga acara ini bukanlah hanya sekedar angan-angan.

Semoga teman-teman yang telah bergabung dapat memetik manfaatnya, dan mampu menjadi penggerak bagi teman-teman OMK di parokinya masing-masing. ( MICIN2018/red.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *