RD Suyana Lanjutkan Estafet Karya RD Haruna di Paroki St. Matias

Cinere  – Keuskupan Bogor : Setelah terpilih menjadi Vikaris Jendral di Keuskupan Bogor, RD Paulus Haruna yang hampir 7 tahun bertugas menjadi Pastor Paroki di St Matias Cinere, malam ini (sabtu, 3/11/2018) setelah dibacakannya Surat Keputusan oleh RD Yustinus Monang ( Sekretaris Keuskupan Bogor), maka jabatan Pastor Paroki St Matias resmi diserahkan kepada RD FX Suyana, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Yayasan Mardi Yuana Sukabumi.
Alih tugas yang dilaksanakan di Paroki St Matias Cinere bersamaan dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Mgr Paskalis Bruno Syukur sebagai konselebran utama, didampingi oleh RD Paulus Haruna, RD FX Suyana, RD Thomas Slamet R, RD Yustinus Monang dan RD Dionysius Adi Tejo Saputra.

Misa konselebrasi serah terima jabatan Pastor Paroki St. Matias – Cinere, Sabtu 3/11/2018. (Foto : Rani)

Dalam homilinya, Mgr Paskalis mengatakan ” Tuhan Allah kita itu Esa, Allah yang mengasihi, bahwa Tuhan yang kita imani, puji dan sembah dalam Ekaristi kudus ini dan yang mewarnai hidup kita ini adalah Tuhan yang Esa. Dia adalah Kasih. Tidak hanya memahami dan menimbang tapi kita harus melakukan apa yang diminta Tuhan kepada kita, kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, seluruh hidup kita kita diajak Tuhan untuk mencintai Tuhan itu”. “Jangan mencintai saya, kata Tuhan, omong kosong jika kamu mencintai Saya tetapi membenci sesamamu, tidak mengasihi sesamamu, keluarga, anak, suami atau istri. Tuhan mengajarkan untuk mencintai sesama kita”, tegas beliau.
Tugas para Imam itu ialah menolong, mengisi dan membantu uskup. Uskup diminta mengembalakan umat dalam konteks kita hari ini, maka tugas para pastor tidak lain tidak bukan ilah mencintai Allah itu kemudian mengajak umat sekalian dengan macam-macam cara berpastoral tetapi arahnya ialah mencintai Tuhan dan mencintai sesama, itulah intinya. Maka, pastor adalah pembantu bapa uskup untuk memperlihatkan kasih Tuhan itu kepada para umat.
“Khusus untuk Romo FX Suyana dan Romo Vijken Haruna, yang diutus untuk mencintai Tuhan pertama-tama. Mewujudkan karya pelayanan sakramen ekaristi, sakramen minyak suci, pengakuan dosa, sakramen-sakramen lainnya yang memperlihatkan bahwa kita mencintai Tuhan itu sekaligus juga memperlihatkan bahwa Pastor mencintai umatnya. Tanda cinta kepada pastor itu bukan dengan memberi makan banyak-banyak, karena hal itu malah membuat pastor menjadi sakit, tetapi menjaga, menjadikannya wajah kasih Allah, yang dapat meyakinkan kepada umat bahwa percaya kepada Allah”, pesan Bapa Uskup.

Mgr Paskalis diapit RD Haruna (kiri) dan RD Suyana (kanan). (Foto : Rani)

Mgr Paskalis mengajak umat menyaksikan peristiwa alih tugas dari Romo Haruna kepada Romo FX Yono dan biarlah anda sekalian, umat di St Matias, menjadi teman sekaligus juga menjadi peneguh kepada imam yang baru bertugas di paroki ini. Mgr Paskalis berharap imam yang baru ini juga akan meneguhkan seluruh umat. “Kita diminta mencintai Tuhan dan mencintai sesama kita”, ajak Mgr Paskalis.
Sebelum misa ditutup dengan berkat Tuhan , para pastor memberikan sambutan singkat, untuk mengucapkan terima kasih dan harapan kepada seluruh umat di St Matias. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama. (Rani/Mekar-Komsos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.