Rm Anton, “Kami Percaya Kini Ibu Bahagia”

Lebak – keuskupanbogor.org : Bapa uskup dan para romo kami memohon dukungan doa untuk ibunda kami yang sedang sakit. Demikian Romo Anton (Pastor Paroki St. Ignatius Loyola – Semplak) pada hari senin (17 /2) menuliskannya dalam grup wa para imam yang disahut Bapa Uskup dan para imam untuk turut mendoakan.

Para imam berfoto bersama keluarga besar. (Foto : RD David)

Tuhan ternyata punya cara lain. Ibu Veronica Supadmi, ibunda Romo Anton dipanggil Tuhan pada hari kamis (20/2) di Rumah Sakit Misi, Lebak dalam usia 78 tahun.

Doa-doa, foto dan ungkapan belasungkawa dari para umat, imam dan kerabat membanjiri media sosial dan grup wa. Papan bunga ungkapan dukacita pun dikirimkan menuju rumah duka.

Umat memberikan penghormatan terakhir pada Ibu Veronica Supadmi. (Foto : RD David)

Misa Tirakatan (Kamis, 20/2) diadakan pada malam hari di rumah duka, Cijalur, dipimpin oleh Bapa Uskup, Mgr Paskalis. Misa Requiem dilangsungkan di Gereja St. Maria Tak Bernoda, Rangkasbitung pada hari jumat (21/2).

Dalam misa requiem yang dirayakan secara konselebrasi, gereja terasa begitu sempit dengan kehadiran umat dari berbagai paroki di Keuskupan Bogor dan sekitarnya.

Romo Sumardiyo memberkati jenazah bersama Romo Anton dan Romo Andre. (Foto : RD David)

Homili yang disampaikan oleh Romo Anton mengisahkan ungkapan haru bahagia yang bercampur dengan rasa duka. “Kami boleh mengalami kebahagiaan dan sukacita bersama ibu yang sungguh-sungguh pengikut Kristus sejati”, ungkapnya.

“Saya terharu dan bersyukur karena umat yang hadir banyak termasuk para imam”, tambahnya sambil memohon maaf bila selama hidup ibu pernah melakukan kesalahan.

Ibu Veronica Supadmi dimakamkan di kediaman rumah duka di Cijalur. (Foto : RD David)

Ibu Veronica Supadmi dimakamkan persis di sebelah sang suami yang telah duluan dipanggil Tuhan di kawasa rumah duka, Cijalur. Ratusan umat dan para imam pun menghantarkannya.

Usai pemakaman, Romo Anton meminta meminta beberapa imam memberikan sambutan singkat secara spontan. Rm Ari (Pastor Vikaris Paroki Rangkasbitung) menyampaikan kesannya bahwa Ibu Veronica senang sekali memberikannya makan hingga beliau turut membuat perut saya besar seperti ini.

Umat memetik rambutan di rumah duka. (Foto : RD David)

Sosok Ibu Veronica memang sosok yang selalu ramah pada setiap orang. Setiap tamu yang datang ke rumah pasti akan dijamu dengan total. Rm Anton pun menirukan teladan sang ibu memberikan perintah spontan “ada rambutan di pohon, silakan saja petik bagi yang mau”.

(RD David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.