Romo Fabie Ajak Para Imam Dalami Kembali Dokumen Abu Dhabi

Rm Fabie

Sindanglaya – keuskupanbogor.org : Dokumen Abu Dhabi merupakan sebuah dokumen penting abad ini; sebuah Magna Carta. Bersifat profetik, historik dan bersifat imperatif. Demikian Romo Fabie mengawali penjelasannya kepada para imam dalam Temu Unio di Sindanglaya (Selasa, 17/3). 

Secara mendasar dan mendalam dokumen Abu Dhabi hendak berbicara mengenai “bonum comune” yang terarah agar manusia dapat bertahan (survive) hidup dalam hidup bersama dengan nilai-nilai universal yang telah ada. 

Para imam mengikuti sesi pendalaman Dokumen Abu Dhabi bersama Romo Fabie dalam Temu UNIO di Sindanglaya (Selasa, 17/3). (Foto : RD David)

Meskipun dokumen ini mungkin sudah pernah dibaca bersama namun demikian Romo Fabie mencermati bahwa dokumen ini masih memiliki suduk pandang yang perlu dilihat dari jejak-jejak langkahnya. 

Secara profetik dokumen ini menggambarkan dunia barat dan timur yang saling berpelukan. Ada kesan dikotomi bahkan benturan antara dunia barat dan timur”, ucap Romo Fabie. Dikotomi ini menjadi hilang ketika ada kerja sama dan inilah yang digaungkan dokumen ini. 

Dialog persaudaraan menjadi roh yang kuat digemakan dalam dokumen Abu Dhabi. Dalam dokumen ini Romo Fabie menyoroti bahwa terjadi pergeseran paradigma dalam sisi cara berpikir (dari yang logis rasional menuju logika hati ; pikiran – perasaan), konsep toleransi menuju koeksistensi (saya tidak bisa hidup tanpa kehadiran mu; dari aku – kamu menjadi kita). 

(RD David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.