Seminaris Semakin ‘Habis’, Dari 94 Kini Tinggal 46 Orang

Bogor -keuskupanbogor.org : Gedung Seminari Menengah Stella Maris di kawasan terpadu Keuskupan Bogor, Jalan Kapten Muslihat kini hanya dihuni 46 orang siswa dari 94 orang yang terdaftar tahun ini. Gedung dua lantai ini tampak sepi siswa. Ruang-ruang tampak kosong, kamar-kamar seminaris pun tampak lengang. Tinggal dua kelas yang masih ada geliat kehidupan.

Seminaris Kelas XIII berolahraga di Lapangan Olahraga SMU Budi Mulia (Foto : RD Dion)

Sebanyak 46 seminaris ini adalah siswa seminari kelas XI dan XII (Kelas 2 dan 3 SMA). Para seminaris ini menjadi murid-murid terakhir dalam program pendidikan Seminari Stella Maris yang bergabung dengan SMA Budi Mulia. Perlahan namun pasti, Seminari Menengah Stella Maris akan berpindah ke tempat yang baru.

Babak baru Seminari Stella Maris telah dimulai tahun ini. Sebanyak 48 seminaris dari 94 orang yang tercatat sebagai siswa kini tinggal di gedung baru seminari di kawasan Telaga Kahuripan. Sekolah Marsudirini akan menjadi lembaga pendidikan yang berintegrasi dengan pendidikan calon-calon imam dari Seminari Menengah Stella Maris.

Seminaris Kelas XII tengah belajar di ruang kelas gedung Seminari Menengah Stella Maris, Kapt Muslihat, Bogor. (Foto : RD Dion)

Sesuai arahan Bapa Uskup, Mgr Paskalis, tahun ajaran 2019/2020, Gedung Seminari Menengah Stella Maris di Kahuripan mulai diaktifkan. Siswa baru (Kelas 1 dan 7A) serta siswa tingkat akhir (7BC) sudah menempati gedung yang dibangun dari kemurahan hati umat beriman ini.

Penugasan para formator seminari pun kini dibagi menjadi dua bagian. Sesekali mereka juga tetap datang dan mengajar di gedung lama (Kapt. Muslihat). Di Kahuripan, para seminaris didampingi oleh 4 orang imam (RD. Jimmy Rampengan, RD. Jeremias Uskono, RD. Hilarion Hendrik, RP Epiphanius CSE) serta 2 orang frater (Fr. Richard dan Fr. Hans SSCC). Di gedung lama, seminaris didampingi oleh 2 imam (RD. Dion Manopo dan RP. Ignas Wagut OFM) serta seorang frater (Fr. Randy Sembiring OFMConv).

Gedung baru Seminari Menengah Stella Maris, Kahuripan. (Foto : RD Ridwan)

RD Dion Manopo mengatakan bahwa diperkirakan 2 tahun dari sekarang, perpindahan seminari Stella Maris ke Kawasan Kahuripan dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

Mari kita doakan agar para seminaris ini tetap setia dalam panggilannya. Semoga gedung baru seminari membawa semangat baru juga bagi para seminarisnya.

(RD Dion Manopo / RD David)

One thought on “Seminaris Semakin ‘Habis’, Dari 94 Kini Tinggal 46 Orang

  1. Antonius Purbiatmadi says:

    Semoga berbuah lebat akan panggilan imam, biarawan dan awam yang tangguh, sukacita Injili dan misioner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.