Sosialisasi Aksi Puasa Pembangunan Keuskupan Bogor 2018

Gereja sudah memasuki Masa Adven dan sebentar lagi umat Kristiani akan menyambut Hari Raya Natal. Kalau melihat di dalam kalender lliturgi,jenjang antara masa Natal dan Prapaskah memang tidak begitu jauh. Oleh karena itu, melihat jenjang waktu yang begitu singkat tersebut Biro AAP-APP dibawah Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Bogor mulai mengadakan sosialisasi draf Aksi Puasa Pembangunan tahun 2018. Sosialisasi yang dilakukan oleh Biro AAP-APP Keuskupan Bogor sifatnya masih dalam bentuk draf. Artinya, Biro AAP-APP mengharapkan ada masukan atau pun koreksi dari peserta sosialisasi yang akan menjadikan APP itu sesuai dengan konteks kehidupan umat sehingga APP yang dilakukan di tingkat umat dapat menyentuh dan memberikan dorongan umat untuk mewujudkan iman.

Sosialisasi draft APP yang pertama dilakukan pada tanggal 2 desember 2017 di Dekenat Utara yaitu di Paroki St. Herkulanus Dalam sosialisasi yang dilakukan di Dekenat Utara, peserta yang hadir ada 70 orang. Peserta yang hadir tersebut ada perwakilan dari fasilitator BIA, OMK, dewasa dan Seksi PSE paroki-paroki dari Dekenat Utara yaitu paroki St. Herkulanus, St. Matias, St. Thomas, St. Markus, St. Paulus, St. Matius dan Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu. Sosialisasi yang kedua pada tanggal 3 desember 2017 di Dekenat Selatan yang diadakan di Paroki St. Fransiskus Asisi Cibadak.  Sosialisasi yang kedua ini dihadiri 32 peserta yang terdiri dari perwakilan fasilitator untuk yang dewasa, OMK, BIA dan Seksi PSE dari Paroki. Hati Maria tak Bernoda, Paroki St. Fransiskus Asisi, Paroki St. Yosep, Paroki St. Petrus dan Paroki St. Maria Ratu Para Malaikat .

Sosialisasi draf APP ketiga dilakukan di Dekenat Tengah di Katedral dan dihadiri oleh perwakilan dari Paroki St. Fransiskus Asisi Sukasari, Paroki St. Andreas, Paroki, Yohanes Baptista, Paroki Keluarga Kudus, Paroki St. Yakobus Rasul, Paroki, St. Maria Bunda Segala Bangsa, Paroki St. Maria Fatima dan St. Yohanes Bojong Gede.Jumlah peserta dalam sosialisasi di Dekenat Tengah ada 50 orang. Sosialisasi ketiga dilakukan pada tanggal 9 Desember 2017,  sedangkan di  Dekanat Barat sosialisasi dilakukan pada tanggal 10 Desember 2017 di Paroki Kristus Raja dan dihadiri paroki St. Perawan Maria Tak Bernoda. Jumlah peserta yang hadir dalam sosialisasi ada 38 peserta.

Tema Aksi Puasa Pembangunan Keuskupan Bogor tahun 2018 adalah “Mengimplementasikan Kesetiakawanan Sosial Demi Menyelamatkan Air Sumber Kehidupan”.Air merupakan materi yang sangat berharga bagi kehidupan manusia. Air banyak digunakandalam kehidupan kita misalnya untuk mandi, mencuci, memasak, jalur transportasi dan air juga mampu menggerakkan turbin untuk dapat menghasilklan energi listrik, ada beberapa organisme yang habitatnya hidup di air bahkan air juga digunakan dalam liturgi baptis. Artinya bahwa air bukan hanya bermakna jasmani, tetapi juga rohani.

Kita sebagai manusia tidak bisa lepas dari yang namanya air, tetapi terkadang kita kurang menyadari bahwa air yang ada di muka bumi ini tidak semuanya dapat kita gunakan. Air bersih yang bisa digunakan untuk keperluan kita sehari-hari ternyata persentasenya sangat kecil dibandingkan dengan ketersediaannya air di dunia ini. Artinya bahwa kita manusia diajak untuk menjaga supaya ketersediaan air bersih yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari tidak menipis. Saat ini memang kita belum mengalami krisis air bersih, tetapi di belahan dunia lain hal ini sudah terasa bahkan untuk mendapatkan akses air bersih pun sulit. Fenomena itu diharapkan dapat membuka mata kita, supaya kita yang masih memiliki akses ke air bersih ini dapat menggunakannya secara bijaksana. Bijaksana dalam artian bukan hanya bijaksana  dalam menggunakan air tetapi juga tetap menjaga air lewat tidak mencemari air besih yang ada dan juga kita mampu mewujudkan imannya lewat gerakan menanam pohon yang menghasilkan air atau kegiatan lain yang mampu menjaga ketersediaan sir bersih. Oleh karena itu, di tingkat umat diharapkan ada suatu gerakan yang sifatnya kolektif untuk menjaga air bersih sebagai wujud kesetiakawanan sosial kita kepada semua makhluk hidup. (RD Greg)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *