Taati Perintah Kasih

Renungan Harian
Kamis, 23 Mei 2019
Pekan Paskah V
Bacaan : Kis 15: 7-21, Yoh 15: 9-11

Walau ada aturan atau perintah yang jelas, kita sering kali “mbalelo” atau membangkang, melawan. Melakukan pembangkangan atau perlawanan kadang dianggap menimbulkan rasa sensasi tersendiri. Tetapi, bagi orang yang terbiasa hidup dengan disiplin dan beradab, jika melawan perintah tentu ada rasa tidak nyaman di hatinya. Sebagai orang beriman, jika kita mengikuti aturan atau perintah yang ada, maka hidup akan terasa tenang, nyaman dan menyenangkan serta penuh sukacita.

Kita tentunya mengharapkan hidup yang tenang, nyaman, bahagia penuh kasih dan sukacita, bukan? Jika itu harapannya, kunci utamanya seperti dapat kita baca bagian dari perikop Injil hari ini berbunyi “Jikalau kamu menuruti perintahKu, kamu akan tinggal di dalam kasihKu, seperti Aku menuruti perintah BapaKu dan tinggal di dalam kasihNya.”

Dari sabda Yesus tersebut kita bisa menangkap maksudNya, yakni (1) agar kita punya sikap ketaatan terhadap perintahNya, (2) tinggal di dalam kasihNya, dan (3) meniru sikap Yesus, yang taat pada perintah Allah Bapa dan tinggal dalam kasih Allah BapaNya. Tiga hal itu yang menjadi dasar sikap iman kita untuk peroleh hidup yang penuh kasih sukacita. Jika Yesus taat kepada BapaNya, sampai wafat di kayu salib demi umat manusia, bagaimana sikap ketaatan kita pada Yesus?

Ya Yesus, berilah aku kekuatan untuk taat pada perintahMu dan tinggal dalam kasihMu. Amin.
(Penulis : Antoni Purbi)

Berikan komentar Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: