Temu Dekanat Utara : Sinergi Imam dan Awam

Sukatani – Keuskupanbogor.org : Berlokasi di tempat yang bernama Saung BMR (Bunda Maria Ratu), beratapkan asbes dengan pemandangan kolam pancingan, sejumlah imam dari Dekenat Utara (Paroki St. Paulus, Paroki St. Herkulanus, Paroki St. Markus, Paroki St. Mateus, Paroki St. Thomas, Paroki St. Matias, Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu) kembali berkumpul. RD. Yulius Eko sebagai pastor moderator Dekenat Utara memimpin jalannya pertemuan yang dimulai pukul 09.30. Ini adalah pertemuan dekanat utara yang kedua semasa RD Eko menjadi pastor moderator dekenat utara menggantikan RD. Lucius Joko. 

Para Imam Temu Dekanat Utara. (Foto : Dok. Pribadi)

Tiga agenda pertemuan dekanat utara menjadi sajian utamanya, yaitu : sosialisasi acara One Day OMK Dekanat Utara, sosialisasi acara Hari Anak Misioner Dekanat Utara (20 Januari 2019), dan sosialisasi acara Hari Lansia (Simeon Hana) Dekanat Utara (6 Februari 2019). Dua agenda kegiatan (One Day dan Simeon Hana) dilaksanakan oleh kepanitiaan dari Paroki Santo Thomas. Sementara itu, Hari Anak Misioner 2019 nanti akan dilaksanakan di Paroki Paulus. 

Dalam setiap presentasi dan sosialisasi acara yang disampaikan oleh perwakilan panitia masing-masing kegiatan, para imam memberikan masukan dan kritik agar acara dapat optimal dan berdaya guna. “Coba kegiatan ini berkoordinasi juga dengan KKI Keuskupan”, ujar Romo Haruna (Vikjend dan sekaligus masih menjadi Pastor Paroki St. Matias Cinere) ketika panitia dari kegiatan Hari Anak Misioner mempresentasikan acaranya. “Saya ada HT di paroki saya. Nanti saya pinjamkan”, jelas Romo Wahyu (Pastor Paroki  St. Markus – Depok II Timur) ketika melihat di proposal kegiatan acara Hari Anak Misioner. Sinergi para imam dan awam mampu mewujudkan sebuah gereja yang hidup dan penuh semangat. Dukungan para imam tentunya membuat para panitia setiap acara semakin bersemangat. Bila para romonya sudah mendukung, semoga umatnya pun antusias dalam menyukseskan setiap agenda kegiatan dekenat ini. 

Acara ditutup dengan ramah tamah bersama. Dewan Kuasi Paroki Bunda Maria Ratu telah menyiapkan sajian memikat selera makan : aneka ikan dan sayuran. Kegiatan ini sekaligus juga memperkenalkan wilayah persiapan Paroki (Kuasi) Bunda Maria Ratu Sukatani yang jumlah umatnya mencapai 2700 jiwa. (RD David)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.