Temu Karya Komisi Kateketik Regio Jawa

Bandung–Keuskupan: Temu Karya Komisi Kateketik Regio Jawa tahun 2018 baru saja selesai diselenggarakan di Hotel Baltika, Bandung pada tanggal 6–9 Februari 2018 silam. Tahun ini, kegiatan yang diikuti oleh para anggota Komisi Kateketik dari Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Bogor, Keuskupan Bandung, Keuskupan Agung Semarang, Keuskupan Purwokerto, Keuskupan Surabaya, dan Keuskupan Malang ini mengangkat tema “Katekese Kebangsaan”.

Wakil dari Keuskupan Bogor yang hadir dalam kegiatan ini adalah RD. Andreas Bramantyo (Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Bogor), RD. Jeremias Uskono, Fr. Yohanes Anggi, Fr. Andreas Arie Susanto, dan Monika Apriyani. Selama empat hari, para peserta mengikuti rangkaian sesi pembahasan materi dan berdiskusi; bertukar pikiran dan pengalaman dari program katekese di keuskupan masing-masing.

Mgr. Paskalis Bruno Syukur (kiri) membuka acara Temu Karya Komisi Kateketik Regio Jawa 2018, Sabtu (6/2/2018).
Gereja yang relevan dan bermakna

Acara dibuka oleh Ketua Komisi Kateketik KWI Mgr. Paskalis Bruno Syukur. Dalam sesi pembuka, Mgr. Paskalis mengajak peserta yang terdiri dari para romo, frater, suster, dan awam untuk menghidupi pribadi Kristus dan ajaranNya, yakni untuk membawa kebaikan, kebenaran dan keindahan hidup kepada seluruh bangsa Indonesia. Bertitik tolak pada pewartaan tentang Yesus Kristus, hendaknya kita dapat membuat semua orang menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mengembangkan Gereja yang relevan dan bermakna. Relevan berarti tanggap terhadap tuntutan dan tantangan zaman, dan bermakna berarti melalui ajaran Gereja dan Kitab Suci membawa dampak positif bagi bangsa. Selain itu, spiritualitas inkarnatif hendaknya menjiwai setiap pelaku katekese. (RDJU)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *