Ujian Ketaatan

Renungan Minggu Palma 
Bacaan : 
Matius 21 : 1 - 11
Yesaya 50 : 4 - 7
Filipi  2 : 6-11
Matius  26 : 14 - 27 : 66

Hosana bagi Putra Daud ! Terpujilah Dia yang datang dalan nama Tuhan! (Matius 21 : 9).

Minggu Palma kali ini terasa berbeda. Kita  merayakannya dari rumah, tidak dapat ke gereja. Situasi pandemik Covid-19 dan himbauan pemerintah mengharuskan kita untuk tetap di rumah.

Yesus masuk kota Yerusalem disambut sebagai raja tetapi sejujurnya Ia tahu bahwa saatnya akan segera tiba; Ia akan masuk dalam deritaNya. Suasana kontras ditampilkan dalam peristiwa Minggu Palma.

Mengapa Yesus tidak menunjukkan kuasa-Nya sebagai Anak Allah? Bila bisa menghindar dari derita dan berlama-lama dalam bahagia tentunya adalah pilihan manis yang hampir semua orang inginkan.

Di sini kita belajar bahwa keagungan Yesus sebagai raja bukan ditampilkan dalam rasa bahagia, pujian, sorak-sorai dan sebagainya. Keagungan Yesus ditampilkan lewat ketaatan-Nya pada kehendak Bapa; tidak menghindar dari kesulitan dan derita.

Bukankah peristiwa kita saat ini juga demikian? Kita berharap dan menanti-nantikan kapan situasi wabah penyakit ini berlalu? Kapan aku bisa keluar rumah, piknik, kumpul dengan teman-teman, nongkrong dan paling dirindu adalah ke gereja dan menerima Tubuh Kristus?

Biarlah masa sulit ini menjadi pembelajaran kita untuk mau taat demi kebaikan bersama. Ketaatan kita tengah diuji. Masa sulit dan derita harus dihadapi bukan dengan makian, cacian dan keluhan. Jaga hati kita untuk tetap dapat menyambut dan merayakan Pekan Suci ini dalam hati yang suci pula. Amin

(RD David)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.