Yesus Roti Hidup untuk Hidup Kekal

Selasa, 7 Mei 2019
Pekan Paskah III
Bacaan : Kis 7:51-8:1b, Yoh 6:30-35

Apa masih ingat akan kisah si Iblis yang mencobai Yesus untuk mengubah batu menjadi roti? Yesus menanggapinya bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah, bukan? Memang secara kodrati, kita punya rasa lapar dan haus yang harus kita cukupi dengan pemenuhan makanan dan minuman. Namun, jaman now, ternyata manusia hidup bukan dari makanan dan minuman saja, tetapi juga dari pulsa untuk HP.

Rasa lapar jasmani dapat kita penuhi dengan makanan. Kita butuh itu agar tubuh kuat untuk bisa hidup. Ketika mengalami kelaparan tentu saja berakibat kematian. Selain makanan jasmaniah itu, kita perlu nutrisi rohani untuk kesempurnaan hidup kita. Melalui Injil hari ini Yesus menawarkan jenis makanan yang tidak bikin lapar lagi, yaitu Diri-Nya sendiri. Jenis makanan ini hanya dapat kita terima dalam perayaan Ekaristi, yang hadir nyata dalam hosti (tubuhNya) dan anggur (darahNya).

Sebagai umat beriman, semoga melalui pernyataan tegas dari Yesus hari ini bahwa Dialah Roti hidup, kita mengimani akan daya tubuh dan darahNya yang kita sambut dalam perayaan Ekaristi. Jika kita menyantapNya, maka kita bersatu dengan Yesus dan peroleh anugerah melihat kemuliaanNya duduk di sebelah kanan Allah Bapa, seperti yang disaksikan oleh Stefanus.

Ya Yesus, ajarilah aku untuk memilih makanan yang memberi daya keselamatan hidup yakni DiriMu. Amin.
(Penulis : Antoni Purbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.