Saudari dan saudara segenap umat Allah Keuskupan Sufragan Bogor yang terkasih, Gereja adalah persekutuan orang-orang yang percaya pada Kristus yang telah menderita, wafat dan bangkit. Anggota Gereja termasuk pula anak-anak, remaja, orang muda, orang tua, dan orang yang telah lanjut usia. Dokumen Gereja (LG 1)semakin menegaskan bahwa Gereja dipandang sebagai sakramen keselamatan, yakni tanda dan sarana persatuan mesra antara Allah dan manusia dan kesatuan seluruh umat manusia. Hal ini menunjukkan bahwa subyek pastoral Gereja adalah semua umat Allah. Melalui Gereja Sinodal, Tuhan mengajak agar semua anggota Gereja senantiasa berjalan bersama dalam melaksanakan tugas Gereja.
Seruan untuk berjalan bersama ini pun ditegaskan kembali oleh Paus Fransiskus melalui Sinode Para Uskup yang sudah berakhir pada bulan Oktober 2024 dan tetap diserukan dalam semangat merayakan Tahun Yubileum Biasa tahun 2025. Tahun Yubileum merupakan suatu tradisi yang sarat dengan sejarah dan spiritualitas dalam Gereja Katolik. Tahun Yubileum ditandai dengan pengampunan dosa dan pengampunan universal. Tahun Yubileum secara resmi dibuka oleh Paus Fransiskus pada 24 Desember 2024 dan berakhir pada tanggal 6 Januari 2026.
Adapun tema Tahun Yubileum 2025 adalah Peziarah Pengharapan, yang ingin menekankan pada pentingnya mendengarkan tangisan orang miskin, kepedulian terhadap ciptaan, dan memperkuat solidaritas di antara sesama manusia. Peziarah pengharapan ini hendak menunjuk pada spes non confundit, yang berarti pengharapan tidak mengecewakan (Rm. 5:5) dan ingin mengajak umat Katolik untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan dan bertindak nyata dalam membantu sesama serta menjaga lingkungan. Momen Tahun Yubileum menjadi kesempatan emas untuk memperbaharui iman dan komitmen terhadap keadilan sosial serta kelestarian alam. Kepedulian terhadap orang miskin dan lingkungan menjadi panggilan untuk bertindak. Tahun Yubileum menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih baik. Solidaritas dengan sesama, perhatian terhadap tangisan orang miskin, dan kepedulian terhadap ciptaan merupakan tanggung jawab bersama. Fokus pastoral Gereja Universal adalah mewujudkan iman melalui semangat persaudaraan dan berbela rasa terhadap orang miskin dan pelestarian alam.
Silahkan unduh teks Surat Gembala Uskup Keuskupan Sufragan Bogor berikut ini

