Menjadi Orang Benar itu Butuh Ekstra Energi

Hidup menjadi orang benar meskipun berat dan sulit itu jauh lebih menyelamatkan.

Renungan Harian
Rabu, 10 April 2019
Pekan Prapaskah V
Bacaan : Daniel 3:14-20.24-25.28; Yohanes 8:31-42

Orang benar sering kali malah mendapat kesulitan dan malapetaka. Hidupnya kadang kala bukannya mendapat kemudahan tetapi justru berbagai tantangan dan halangan menghampirinya. Orang benar menjadi sandungan bagi orang yang hidupnya berjalan dalam ketidakjujuran. Dikucilkan, dihambat, dipersulit, rasa malu, adalah hambatan-hambatan yang umumnya menghampiri orang-orang yang berjuang dalam kebenaran.

Dalam bacadan pertama dalam Nubuat Daniel dikisahkan tiga pemuda : Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang berjuang untuk menjadi orang benar yang beriman kepada Tuhan. Mereka memilih untuk tidak mau menyembah berhala dan mereka dihukum oleh Raja Nebukadnezar. Injil Yohanes memberikan penekanan pula soal hidup yang benar menurut firman Allah. “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, maka kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yohanes 8:31-32). Hidup menurut kebenaran firman Tuhan itu berat tetapi akan menyelamatkan.

Tuhan semoga hari ini hidupku kuat dalam kebenaran meskipun segala kesulitan harus kuhadapi. Amin

RD David

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.