Hidup Imam, Cintai Saudara Seimamat Sebelum Cintai Umat

Cisarua – keuskupanbogor.org : Rahmat ulang tahun senantiasa membawa bahagia dan sukacita. Bertambahnya usia menjadi sangat bermakna mana kala perjalanan waktu dilalui dalam sebuah ungkapan syukur dan refleksi iman. Buah refleksi inilah yang akhirnya memunculkan sebuah harapan dan optimisme baru.

Dua imam muda, Romo Habel dan Romo Joned, rayakan Misa HUT Presbyterat yang ke-9 bersama para imam muda (selasa, 18/05/2019). “Atas nama rekan-rekan satu tahbisan lainnya, Romo Suparta, Rm Irwan, Romo Yoseph CSE, Romo Patris CSE dan Romo Elisa CSE, kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan para pastor”, tutur Romo Habel dalam pembukaan misa.

Dalam misa yang dihadiri sekitar 25 imam muda ini serta dilengkapi kehadiran Romo Driyanto dan Romo Tukiyo, Romo Joned memberikan homilinya. Disampaikannya bahwa pertama-tama menjadi imam itu butuh hati yang mau menerima setiap tugas perutusan.

“Kita tidak bisa memilih tempat dan teman. Tetapi saat Bapa Uskup memberikan penugasan di sana kita harus belajar menerima dan menjalankan dengan sepenuh hati”, tutur imam yang kini bertugas sebagai Pastor Paroki Johanes Baptista Parung.

Sebuah tempat perutusan beserta rekan tidak bisa dipilih atau dipaksakan tetapi merupakan sebuah totalitas untuk mau menerima dan menjalani dengan penuh kesetiaan

Kilas balik perjalanan 9 tahun menjadi imam memberikan pembelajaran untuk mau mengasihi bukan untuk menguasai. “Kasihilah terlebih dahulu saudaramu (rekan seimamat) sebelum umatmu”, pungkas pastor yang dulu pernah bermisi di Keuskupan Agats ini.

Ucapan selamat datang dari seluruh imam kepada para yubilaris. Dalam misa sore ini ucapan dan pelukkan hangat dari saudara seimamat menjadi kekuatan kesetiaan perjalanan panggilan mulia ini.

Pertemuan Bina Imam Muda (BIM) merupakan salah satu upaya untuk belajar semakin mengenal dan mencintai saudara seimamat. Pertemuan ini umumnya dihadiri imam-imam Bogor usia tahbisan dibawah 10 tahun yang berkarya di Keuskupan Bogor. Pertemuan hari ini diisi dengan doa, belajar bersama Romo Driyanto dan rekreasi bersama (nyanyi, gitaran, olahraga). (RD David)


One thought on “Hidup Imam, Cintai Saudara Seimamat Sebelum Cintai Umat

  1. Lucia Anita says:

    Selamat Ulang Tahun Tahbisan Presbyterat ke-9 untuk Romo Joned, Romo Habel, Romo Suparta, Romo Irwan, Romo Yoseph CSE, Romo Patris CSE dan Romo Elisa CSE.

    Semoga selalu setia dan taat kepada panggilan Imamatnya, selalu diberikan kesehatan dan dikuatkan dalam Iman, Kasih dan Pengharapan. Tuhan Yesus dan Bunda Maria selalu memberkati dan melindungi setiap langkah para Romo. Amin. 🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: