Disembunyikan Tuhan

Renungan Harian
Rabu, 17 Juli 2019
Hari Biasa Pekan Biasa XV
Bacaan : Keluaran 3: 1-6. 9-12, Matius 11:25-27

Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab semuanya itu Kau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Kau nyatakan kepada orang kecil. (Matius 11 : 25)

Orang pandai dan orang bijak. Apa yang salah dengan kualitas seperti itu? Ketika saat ini setiap orang berusaha untuk menjadi pandai. Para orang tua berjuang dan mendorong anak-anaknya untuk menjadi cerdas. Sekolah dan les pun menjadi salah satu upaya untuk mencapai itu. Di sisi yang sama, kebijakan pun dicermati Yesus bukan sebagai sebuah jalan untuk membuka rahasia Kerajaan Allah. Yesus justru memberikan perhatian lebih pada orang kecil. 

Orang kecil sering dianggap lemah oleh dunia. Hanya yang kuat yang mendapat tempat. Orang kecil adalah orang yang senantiasa membuka diri pada kehendak Allah, mengandalkan Allah dan terbuka pada kerahiman Allah. Orang-orang seperti ini jauh dari sikap ambisius. 

Bacaan pertama mengangkat tokoh Musa sebagai contoh perihal panggilan dan perutusan Tuhan. Pribadi yang tidak dianggap oleh dunia senantiasa dipakai Tuhan. Musa yang awalnya seorang gembala kambing domba dipakai Tuhan untuk karya yang luar biasa. Hidup Musa dipakai secara luar biasa oleh Tuhan bukan karena Musa itu yang terpandai dan terbijak. 

Dalam kesederhanaan dan kesadaran diri, Tuhan akan menuntun dan memakai hidup kita secara luar biasa. Manusia yang semakin membesarkan dirinya akan tertuju pada ambisi, target dan berbagai goal hidup. Sesuatu akan dirasakan besar jika ada sesuatu yang kecil. Kuasa Tuhan akan dirasakan besar saat manusia semakin mengecilkan dirinya di hadapan Allah. 

Jangan karena jabatan dan posisi kita lebih tinggi lantas kita enggan menyapa tukang sapu, ob, dan karyawan kecil. Di saat kita menyapa dan memperhatikan mereka lebih dahulu dengan tulus, kita akan dibawa pada sebuah perasaan surga.

Tuhan ajarlah hamba-Mu sepanjang hari ini untuk bersikap sederhana dan tulus kepada siapapun yang kujumpai hari ini. Amin

One thought on “Disembunyikan Tuhan

  1. Bambang trisakti says:

    Firman yang menyejukkan.
    Ku kecil krn aku gak mampu membuat menjadi besar.
    Tetapi ke kecilanku aku menjadi bangga semoga Bapa melihat aku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.