Kesempurnaan: Harta Surgawi

Senin:  19 Agustus 2019
Bacaan I : Hakim-Hakim 2 :11-19
Bacaan Injil : Matius 19 : 16-22

Sebuah negara menciptakan peraturan agar bangsa yang hidup di dalam negara itu dapat hidup dengan baik, benar dan tepat. Peraturan yang ada juga mengarah pada terciptanya keamanan serta ketertiban bersama. Singkatnya, dengan aturan-aturan, sebuah negara mengarah pada suatu kesempurnaan. Kesempurnaan yang dapat dimiliki oleh semua orang. Namun, mentaati peraturan saja tidaklah cukup. Butuh perjuangan dan pengorbanan terus menerus. “Pahlawan” masa kini berjuang untuk mencapai kesempurnaan duniawi.

Kehidupan kekal adalah satu aspek yang menggambarkan suatu kesempurnaan. Untuk mencapai itu Allah telah mengadakan peraturan dan hukum yang jelas. Manusia pun berusaha dengan sedemikian rupa agar dapat menaati peraturan atau hukum tersebut dan tampil sempurna dihadapan Allah dan juga dihadapan manusia agara dapat masuk ke dalam “negara Allah” yang di dalamnya terdapat janji akan kehidupan kekal; tanda kesempurnaan manusia. 

Manusia berusaha menjalani hidup dengan beraneka macam peraturan meskipun sudah cukup tetapi nampaknya belumlah memadai untuk mencapai kesempurnaan itu. Yesus mengajarkan untuk mencapai kesempurnaan itu kita harus berani meninggalkan segala keterikatan kita terhadap hal-hal duniawi. Di dalam injil: Yesus mengajak agar manusia tidak hanya sekedarmenaati peraturan atau hukum yang sudah ada. 

Menurut Yesus, kesempurnaan itu hanya dapat terwujud jika kita berani mengikuti perintah-Nya: “Pergilah, juallah segala milikmu, dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan memperoleh harta di Surga.” (Mt. 19:21).

Fr. Albertus Aris Bangkit Sihotang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.