Angkat Tema ‘Omnes in Unitatem’, Seminaris Stella Maris Rayakan HUT ke-74 RI

Bogor – keuskupanbogor.org: Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, para seminaris mengadakan perayaan HUT RI sekaligus pesta demokrasi pemilihan ketua umum dan wakil ketua umum. Program ini merupakan acara komunitas internal para seminaris di Seminari Menengah Stella Maris Bogor. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus 2019 ini merupakan acara puncak dari rangkaian acara yang sudah dilakukan selama satu minggu.

Tahun ini, tema yang diusung oleh para seminaris kelas XII sebagai panitia adalah Omnes in Unitatem (bersama menuju kesatuan). Selain terinspirasi dari motto penggembalaan Mgr Ignatius Harsono, Uskup kedua Keuskupan Bogor, tema ini juga menggambarkan situasi Seminari Menengah Stella Maris saat ini yang sedang memasuki tahap perpindahan.

Adapun gedung seminari yang baru di kompleks Telaga Kahuripan sudah hampir 100% rampung. Para seminaris pun sudah mulai berpindah. Proses perpindahan yang akan berlangsung selama dua tahun ini membuat para seminaris pun harus rela dibagi dua. Kelas XI dan XII masih menempati gedung lama di Jalan Kapten Muslihat, sementara seminaris kelas X dan KPA di gedung baru di kompleks Telaga Kahuripan. Karena adanya pembagian ini, maka solidaritas antarseminaris perlu dikuatkan kembali dengan semangat Omnes in Unitatem

Seminaris Stella Maris merayakan kemerdekaan RI melalui aneka lomba.
Pesta demokrasi bernuansa adat Indonesia

Perayaan HUT ke-74 RI ini juga diikuti oleh pesta demokrasi komunitas internal Seminari Menengah Stella Maris Bogor, yakni pemilihan ketua dan wakil ketua umum periode 2019-2020. Seminggu sebelumnya, kegiatan ini sudah dimulai dari pemilihan calon ketua dan wakil ketua umum, serta seleksi calon oleh formatores. Setelah para calon ditetapkan, maka mereka menjalani pekan kampanye. Para seminaris kelas XI bersama tim sukses pasangan calon ketum dan waketum saling beradu pantun untuk mempromosikan dan mendukung pasangannya.

Puncak pesta demokrasi Stella Maris ini dimulai dengan Perayaan Ekaristi Hari Raya Kemerdekaan Indonesia pada pukul 05.45 WIB. Dalam homili, RD Dion Manopo menegaskan bahwa yang dimaksud dengan merdeka atau bebas itu bukanlah bebas sebebas-bebasnya, melainkan bebas yang bertanggung jawab menggunakan hak dan kewajibannya. “Jangan menjadi bangsa atau seminaris yang memecah belah, melainkan jadilah bangsa pemersatu!” tegas RD Dion.

Siang harinya, para seminaris pun mengikuti aneka lomba, lalu menyaksikan debat para calon ketum dan waketum di sore hari. Tiga calon yang diusung memaparkan visi dan misi serta program kerja yang intinya adalah menjadi jembatan antara formatores dan seminaris. Menjelang malam, kemeriahaan perayaan kemerdekaan RI semakin terasa lewat beragam pakaian adat Indonesia yang dikenakan oleh seminaris. Mereka kemudian menggunakan hak suara mereka dengan mencoblos gambar pasangan calon ketum dan waketum.

Dari hasil pemungutan suara, maka terpilihlah Michael Alexander dari Paroki Keluarga Kudus Cibinong (7C) dan Stanislaus Patrick Kasih dari Jakarta (XII) sebagai ketua umum dan wakil ketua umum Seminari Menengah Stella Maris Bogor tahun 2019-2020. Michael akan menjalani tugasnya di gedung baru, sedangkan Patrick akan mengoordinasi kegiatan di gedung lama. Meskipun terpisah, mereka semua dalam satu kesatuan Seminari Menengah Stella Maris. Omnes in unitatem! (RD Jeremias Uskono) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.