Partisipasi Memelihara Dunia adalah Kesaksian yang Nyata

Senin  18 Mei 2020

Pekan VI Paskah

Bacaan I     :  Kis 16: 11-15

Bacaan Injil : Yoh 15: 26-16: 4a

 

Tugas guru adalah mengajarkan dan membimbing seorang murid dalam memahami hal-hal yang benar dari ilmu yang diajarkan olehnya. Ia tidak akan memberikan pengajaran-pengajaran yang salah. Setelah kita mendapatkan pelajaran yang benar itu kita pun suatu saat akan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika sukses di kemudian hari, kita pun akan mengenang guru yang pernah mengajarkan kita. Dan jika ditanya, kita pun tak canggung untuk menyebutkan nama guru itu.

Amanat perpisahan yang terakhir Yesus kepada muridnya yaitu janji bahwa ia akan mengutus Roh kebenaran kepada mereka yang akan bersaksi tentang Yesus yang adalah jalan kebenaran dan hidup. Tidak sampai di situ Yesus juga menitahkan agar murid-muridnya juga bersaksi tentang dia.

Yesus adalah guru yang senantiasa mengajarkan tentang cinta kasih, kebaikan dan kebenaran kepada kita semua. Dengan mengikuti Dia kita melakukan apa yang hendak direncanakan oleh Allah. Rencana Allah kepada manusia adalah rencana yang baik dan benar kepada seluruh ciptaan. Rencana-Nya itu dilaksanakan oleh Roh Kudus yang senantiasa menuntun kita lewat gerak hati nurani terhadap pesan-pesan Injil dan tanda-tanda zaman. Kebenaran dan kebaikan  ditujukan oleh Allah dalam Rencana-Nya kepada seluruh alam ciptaan lewat tindakan belas kasih dan cinta akan kebenaran serta kebaikan yang diajarkan oleh Yesus.

Dalam Pekan Laudato Si’ ini, kita diingatkan kembali tentang peran Roh Kudus dalam menciptakan dunia sebagai ‘Rumah bersama’. Roh Kudus yang dijanjikan Tuhan Kita Yesus Kristus itu “hadir menembusi seluruh alam semesta dengan menghidupkannya dan membangkitkan jalan-jalan baru” [Laudato Si’ 238]. Memohon kedatangan Roh Kudus berarti membuka diri agar ikut ambil bagian dalam menjaga alam semesta serta melakukan pertobatan ekologis yang nyata dalam hidup sehari-hari dengan berbekal ilmu-ilmu yang telah diajarkan oleh para guru kita dahulu.

[Fr. Albertus Aris Bangkit Sihotang]

Allah Bapa kami bersyukur atas alam ciptaan yang kau berikan kepada kami, kira Engkau mengutus Roh Kudus-Mu untuk menuntun kami di dalam terang kasih Kristus berpartisipasi dalam memelihara alam ciptaan-Mu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.