Takkan Berlalu

Renungan Harian
Jumat, 27 Oktober 2020
Bacaan : Wahyu 20 : 1-4. 11 - 21:2
Injil : Lukas 21 : 29-33

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu.

Lukas 21 : 33

Kitab Wahyu berbicara mengenai penglihatan Yohanes akan suatu waktu, suatu zaman dimana segala sesuatu mencapai titik akhir. Gambaran kebinasaan dilukiskan begitu mengerikan.

Dalam kengerian gambaran akhir zaman (kiamat) yang dikisahkan Yohanes dalam Kitab Wahyu tampak jelas segala sesuatu yang dipulihkan oleh kuasa Allah dalam kemuliaan-Nya.

Segala sesuatu ada masanya. Ada masa permulaan, pertumbuhan dan perkembangan dan akhirnya masa akhir; akan selalu ada perubahan. Selama perjalanan waktu itu (perubahan), sabda Tuhanlah yang tinggal tetap dan tidak akan berlalu.

Yesus mengajarkan kepada para murid bahwa “Sabda-Ku takkan berlalu”. Sabda Tuhan akan bekerja jika manusia mau melebur didalam sabda itu. Sabda Tuhan akan membuahkan pengharapan bukan kecemasan; ketenangan bukan kepanikan; kekuatan bukan kelemahan; dsb.

Secara singkat sabda Tuhan akan mengubahkan sesuatu dalam hidup manusia yang mau berproses didalam-Nya. Proses itulah yang harus dijalani dengan tekun, setia dan tanpa bertanya-tanya kepada Tuhan sampai kapan? Biarkan waktu Tuhan yang bekerja.

Refleksi:
Apakah sabda Tuhan menjadi sebuah makanan rohani yang selalu kuperjuangkan setiap waktu?

Doa:
Tuhan Allah Bapa yang Mahakuasa, sabda-Mu menuntun seluruh langkah hidup kami setiap waktu. Sabda-Mu selalu bekerja tepat pada waktu-Nya. Bantulah kami setia dalam setiap proses peleburan diri dalam sabda-Mu itu. Amin

Berkat:
Semoga berkat Allah yang Mahakuasa memampukan kita sepanjang hari ini hidup berakar dan setia dalam sabda Tuhan melalui setiap pekerjaan, pelayanan, profesi, peran dan tanggung jawab kita : Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: