Melalui Webinar, Komisi Ekologi Kampanyekan Pola Makan Sehat Sebagai Gaya Hidup

Menyambut Hari Pangan Sedunia 2021, Komisi Ekologi Keuskupan Bogor menggelar sebuah webinar yang bertajuk ‘Tetap Eksis dan Produktif Meski Minim Jajan di Luar’. Webinar disiarkan melalui aplikasi zoom meeting pada hari Sabtu (16/10/2021) siang pada pukul 10.00 WIB. 

Webinar ini mengundang Maria Fransisca Njoman, seorang pakar di bidang food innovation sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai pola makan tidak sehat merupakan penyebab munculnya beragam penyakit. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa makanan yang mengandung gula, garam dan lemak yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan. 

Masih dalam pemaparannya, Sisca menyebutkan bahwa terlalu sering membeli makanan siap saji bukan hanya menimbulkan sifat konsumtif berlebihan tetapi juga dapat menjadi sarana penumpukan sampah akibat pembuangan kemasan dari makanan siap saji tersebut. Selain itu, komposisi makanan yang dijual di luaran tidak dapat dipastikan kandungan gizinya sehingga bukan tidak mungkin dapat berefek buruk pada kesehatan.

Mengolah Makanan Secara Bijak 

Membangun pola makan yang sehat memang butuh proses namun bukan berarti sulit untuk dilakukan. Salah satu cara untuk membangun pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mengolah bahan makanan secara bijak. Seperti memilih bahan makanan yang bernilai gizi tinggi untuk dikonsumsi, mengolah masakan dengan tepat dan mengatur porsi serta variasi makanan secara cermat.

Selain itu, Sisca menambahkan bahwa memilih bahan pangan lokal juga merupakan hal baik yang dapat dilakukan dalam membangun pola makan yang sehat. Banyak sekali variasi olahan makanan sehat yang berbahan dasar pangan lokal. 

“Kuncinya itu bukan hanya ingin membuat makanan sehat, tapi ingin menjadi orang dengan pola hidup sehat dan bangga dengan pangan lokal,” tutupnya mengakhiri sesi materi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.