Mintalah, Maka Akan Diberikan Kepadamu; Carilah, Maka Kamu Akan Mendapat; Ketoklah, Maka Pintu Akan Dibukakan Bagimu

Loading

Kamis, 6 Oktober 2022

Hari Biasa Pekan XXVIII

PF S. Bruno, Imam

Bacaan Pertama          : Galatia 3:1-5

Mazmur Tanggapan    : Luk. 1:16-70,71-72,73-75

Injil                              : Lukas 11: 5-13

Saudara-saudari yang terkasih, seringkali kita mengalami gejolak dalam hidup. Namun sikap kita dalam menghadapi gejolak tersebut terkadang menjadi persoalan. Seringkali juga menimbulkan pertanyaan ‘Apakah Tuhan akan mengabulkan permohonan manusia?’ Pertanyaan ini seringkali menjadi bahan diskusi terutama ketika manusia berhadapan dengan kebutuhan dan kebuntuan di dalam hidupnya. Pertama, Allah adalah Bapa yang baik. Allah menjadi jaminan keberlangsungan hidup manusia.

Berdoalah kepada-Nya tanpa keraguan. Yesus mengatakan: “sebab setiap
orang yang meminta akan menerima”. Allah sebagai Bapa yang baik tentu
akan memberikan kebaikan pula untuk manusia yang memohon dengan penuh keyakinan. Kedua, Allah adalah Bapa yang bijaksana. Di dalam kebijaksanaan-Nya, Allah tidak hanya mengetahui kebutuhan dan keinginan manusia. Lebih dari itu, Allah akan menganugerahkan hal yang benar-benar dibutuhkan manusia. Oleh sebab itu, seorang hamba Tuhan perlu melandasi hidup doanya dengan ketekunan dan kesabaran. Dalam hal ini dia perlu menyesuaikan kebutuhan pribadinya dengan rencana Tuhan yang agung. Yesus mengajarkan kepada kita cara berdoa yang benar, bahkan Yesus memberi perumpamaan kepada kita bahwa apabila kita meminta sesuatu kepada sahabat kita tanpa rasa sungkan dan malu, maka walaupun dengan terpaksa pastilah sahabat kita itu akan memberi kepada kita apa yang kita perlukan.

Dengan demikian, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk meminta kepada Allah apa yang kita butuhkan dalam hidup kita, setiap orang dapat menyampaikan berbagai macam doa kepada Allah Bapa, seturut kebutuhannya, karena Allah berkuasa mengabulkan doa. Allah maha bijaksana, Dia tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang belum saatnya kita perlukan. Oleh karena itu ketika doa kita masih belum dikabulkan kita tidak boleh memaksa Allah dengan meminta sesuatu yang berlebih-lebihan.

Marilah kita mencari kebenaran yang berasal dari Allah, agar kita bisa menata rohani kita dengan baik, kita mengetuk pintu hati Tuhan agar Tuhan berkenan membuka pintu hati-Nya untuk kita dan memberikan Roh Kudus-Nya untuk kita, sesuai ayat yang kita renungkan hari ini.

Fr. Gregorius Bryan Edgar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks