Kerajaan Allah Datang Tanpa Tanda-Tanda Lahiriah

Loading

Kamis, 10 November 2022

Peringatan Wajib St. Leo Agung, Paus

Bacaan I : Filemon 7-20

Mazmur : Mazmur 146:7,8-9a,9bc-10

Injil : Lukas 17: 20-25

Saudara-saudariku yang terkasih, iman tanpa perbuatan adalah mati itulah kata St. Yakobus perjuangan tanpa kepercayaan atau harapan adalah sia-sia. Seperti injil hari ini, dimana orang Farisi bertanya akan kerajaan Allah namun Yesus berkata bahwa kerajaan Allah ada diantara kita. Alkisah ada seorang anak yang selalu berdoa ketika ulangan agar memperoleh nilai yang memuaskan, tetapi iya tidak belajar dengan giat. Ada pula seseorang yang meminta kesehatan tetapi dalam kehidupannya ia tidak merawat dirinya, ada pula orang yang minta limpah rezeki tetapi ia hanya diam saja dan tidak berusaha dalam mencari perkerjaan dan kegiatan yang berguna. Tanpa kita sadari kita hanya fokus kepada diri kita sendiri. Kita hanya meminta-meninta dan meminta.

Menyadari kehadiran Allah ternyata perlu adanya kepekaan dan kerendahan hati. Allah lebih mengetahui akan apa yang kita butuhkan, hanya saja Ia ingin melihat usaha kita. Maka barang siapa yang setia akan perkara besar akan setia juga akan perkara besar. Perlu disadari bahwa Allah juga hadir didalam keterpurukan kita, didalam kesedihan kita, didalam kegagalan kita, didalam kehidupan kita. Ia datang tanpa tanda-tanda karena ia sungguh hadir didalam diri kita. Sering kali kita bertanya dimana Tuhan ? tetapi kita tidak meraksan bahwa Ia ada didalam diri kita dan didalam diri saudara-saudari kita.

Kehadiran Allah memang harus kita lihat dengan kacamata iman. Dari setiap yang kita lakukan mempunyai konsekuensi maka penting bagi kita untuk mengawali bersama Kristus, berjalan bersama Kristus, dan mengakhiri bersama Kristus. Saudara-saudariku yang terkasih marilah dengan kesadaran yang penuh bahwa Allah hadir didalam diri kita dan didalam diri saudara-saudari kita maka kita mampu untuk berjuang melalaui iman kita untuk mencintai diri kita, mengasihi sesama kita, dan setia pada ajaran kasih Yesus. Dengan itu kita akan mendapatkan pengalaman akan Tuhan dalam kehidupan kita dan kita merasakan bahwa Allah sungguh hadir sehingga hari-hari kita mempunyai warna yang sangat indah. Seperti pelangi yang hadir setelah ujan turun, maka janganpernah merasa menyerah dan putus asa ketika gagal karena diatas langit masih ada langit dan aka nada pelangi setelah ujan. Tuhan Memberkati

Fr. Amatus Melsasail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
Enable Notifications OK No thanks